Arab Saudi Janjikan Bantu Kestabilan Pasar, Minyak Menguat KontakPerkasa Futures, Minyak naik di tengah penegasan kembali Arab Saudi bahwa eksportir minyak terbesar dunia itu berkomitmen untuk bekerja dengan anggota OPEC dan produsen lainnya untuk menstabilkan pasar minyak mentah.

Futures naik sebanyak 1 persen di New York. Arab Saudi berusaha untuk “bekerja sama dengan semua produsen minyak dan eksportir, dari dalam dan luar OPEC, untuk menjaga stabilitas pasar dan harga,” kata kabinet nasional dalam sebuah pernyataan Senin. Stok minyak mentah AS kemungkinan naik untuk minggu kesembilan sampai 20 November, menurut survei Bloomberg sebelum data Administrasi Informasi Energi Rabu.

Minyak telah merosot sekitar 44 persen tahun ini di tengah tanda-tanda melimpahnya stok global akan berkepanjangan seiring Organisasi Negara Pengekspor Minyak terus memompa di atas kuota kolektif mereka. Menteri Perminyakan Iran Bijan Namdar Zanganeh mengatakan tidak ada niat yang kuat dari beberapa anggota OPEC untuk menstabilkan pasar. 12-anggota kelompok akan bertemu untuk membahas target produksi pada 4 Desember nanti.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari naik sebanyak 43 sen ke level $ 42,18 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di level $ 42,18 pada pukul 09:32 pagi waktu Hong Kong. Kontrak turun 15 sen ke level $ 41,75 pada hari Senin. Volume semua berjangka yang diperdagangkan yakni sekitar 25 persen di bawah rata-rata 100-hari.

Brent untuk pengiriman Januari naik 35 sen, atau 0,8 persen, ke level $ 45,18 per barel di London berbasis ICE Futures Europe exchange. Minyak mentah patokan Eropa ini diperdagangkan pada premium dari $ 3,07 untuk WTI. (hnm)

 

Artikel: kontakperkasa futures.