PT KONTAK PERKASA FUTURES – Manchester United, Manchester City, Liverpool, dan Chelsea sudah mengeluarkan dana signifikan sejauh ini. Cuma Arsenal dan Tottenham Hotspur yang masih hemat.

Premier League musim 2016/2017 diyakini akan jadi salah satu musim terketat dan tersengit. Manajer-manajer top berkumpul di sana, sebut saja Jose Mourinho, Pep Guardiola, Antonio Conte, Juergen Klopp, Arsene Wenger, dan juga Mauricio Pochettino yang melejit musim lalu.

Selain Wenger dan Pochettino, empat manajer lainnya relatif baru. Klopp memang musim lalu sudah menangani Liverpool, tapi statusnya adalah pengganti di tengah musim untuk Brendan Rodgers. Sementara Mourinho, Guardiola, dan Conte baru masuk musim panas ini.

Alhasil ada aktivitas mencolok dari empat manajer baru tersebut. Sebabnya jelas karena mereka butuh skuat yang cocok untuk gaya ide dan gaya permainan mereka. Sementara Wenger dan Pochettino sejauh ini cukup adem ayem di bursa transfer.

Padahal musim lalu, Arsenal dan Spurs juga tak mulus perjalanannya. Arsenal sejak awal kesulitan menemukan konsistensi, sedang Spurs malah di periode akhir kompetisi menurun.

Sebenarnya keduanya musim lalu punya kans bagus untuk juara, mengingat para rival tampil goyah. Chelsea dan Liverpool kepayahan sejak start musim hingga memecat manajer, MU dan City juga tak meyakinkan hingga berujung pergantian manajer di penghujung musim.

Soal transfer, MU sejauh ini menjadi tim paling boros. Itu tak lain karena transfer Paul Pogba yang nilainya mencapai 89 juta poundsterling. Sebelumnya mereka sudah mendatangkan Eric Bailly senilai 30 juta pounds dan Henrikh Mkhitaryan dengan biaya 26 juta pounds.

Plus Zlatan Ibrahimovic yang didapatkan secara gratis, maka sejauh ini MU sudah memboyong empat pemain dengan total nilai belanja 145 juta pounds. Ini tentu bisa bertambah kalau aktivitas transfer mereka belum berhenti.

Tetangga MU, City juga banyak berbenah. Ada empat pembelian besar yang dilakukan City sejauh ini, yakni Ilkay Guendogan, Nolito, Leroy Sane, dan Gabriel Jesus. Total nilai transfernya mencapai 97,8 juta pounds. Itu belum termasuk transfer sepasang pemain muda, Oleksandr Zinchenko dan Marlos Moreno, senilai 6,45 juta pounds.

Sementara Chelsea melakukan belanja cermat dengan merekrut dua pemain, N’Golo Kante dan Michy Batshuayi. Tetap saja jumlahnya tak kecil, masing-masing 32 juta pounds dan 33,2 juta pounds secara berurutan, atau total 65,2 juta pounds.

Tim Merseyside, Liverpool, sejauh ini aktif mendatangkan pemain dengan sudah merekrut enam sosok baru. Mereka adalah Joel Matip, Loris Karius, Sadio Mane, Ragnar Klavan, Alex Manninger, dan Georginio Wijnaldum.

Mane dan Wijnaldum jadi pembelian termahal mereka musim panas ini dengan masing-masing bernilai 30 juta pounds dan 23 juta pounds. Total pengeluaran mereka untuk pemain baru adalah 61,9 juta pounds.

Arsenal dan Spurs? Keduanya belum banyak mengeluarkan uang. Arsenal baru mendapatkan satu pembelian besar di musim panas ini yakni Granit Xhaka dengan nilai 30 juta pounds.

Selain Xhaka, ada tiga pemain muda yang didatangkan yakni Rob Holding, Takuma Asano, dan Kelechi Nwakali dengan nilai ketiganya total 5,8 juta pounds. Maka sampai detik ini, Arsenal baru membelanjakan 35,8 juta pounds.

Spurs baru mendatangkan dua pemain anyar sepanjang musim panas ini. Mereka adalah Victor Wanyama dengan nilai 11 juta pounds dan Vincent Janssen dengan biaya 17 juta pounds. Artinya keduanya baru menghabiskan 28 juta pounds dari kas Spurs, atau tak sampai separuh dari jumlah belaja Liverpool musim ini.

Dengan bursa transfer masih terbuka sampai 1 September nanti, maka masih ada kemungkinan tim-tim ini mendatangkan pemain-pemain baru. Tapi setidaknya sejauh ini Arsenal dan Spurs terlihat cukup puas dengan skuat mereka dan tak terlalu ambisius di bursa.

Apakah itu akan berpengaruh ke performa mereka di persaingan gelar musim nanti? Patut ditunggu jawabannya. Yang jelas, musim lalu Chelsea sebagai juara bertahan mengalami kesulitan setelah mengambil langkah tenang di bursa transfer. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES