PT KONTAK PERKASADolar Australia cenderung terus melemah di sesi Asia pada hari Jumat menjelang rilis data pertumbuhan China, penjualan ritel dan produksi industri diharapkan menggerakkan pasar.

AUD/USD diperdagangkan pada 0,7556, turun 0,07% dengan China merupakan tujuan perdagangan utama komoditas penting dari Australia, sedangkan USD/JPY beranjak ke 115,08, naik 0,19%.

Di China, data GDP untuk kuartal keempat tahun 2016 dan tahun penuh akan dirilis dengan 6,7% laju tahunan terlihat dan peningkatan 1,7% kuartal-ke-kuartal. Serta China melaporkan produksi industri dengan kenaikan 6,1% yang terlihat tahun-ke-tahun bulan Desember dan penjualan ritel naik 10,7% tahun-ke-tahun, turun dari 10,8% pada bulan sebelumnya.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, terakhir dikutip turun 0,21% ke 101,10.

Semalam, dolar berhasil mempertahankan keuntungan terhadap mata uang utama lain, dibantu oleh data AS yang optimis, meski investor tetap berhati-hati menjelang peresmian Donald Trump, Jumat.

Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengakui bahwa prospek pertumbuhan untuk kawasan euro telah meningkat, namun menegaskan bahwa pelonggaran kuantitatif dapat ditingkatkan jika prospek tersebut menjadi kurang menguntungkan.

Komentar itu muncul setelah ECB mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah pada rekor terendah 0,0%, sejalan dengan perkiraan, dan menjaga ukuran program pelonggaran kuantitatif bulanannya di sekitar €80 miliar.

Di AS, Departemen Tenaga Kerja mengatakan klaim pengangguran awal di pekan yang berakhir 14 Januari turun 15.000 ke 234.000. Analis memperkirakan klaim pengangguran naik 5.000 menjadi 254.000 pekan lalu.

Selain itu, Departemen Perdagangan AS mengatakan perumahan dimulai meningkat 11,3% menjadi 1,226 juta unit bulan lalu, mengalahkan ekspektasi kenaikan ke 1.200 juta unit.

Namun, izin pembangunan tiba-tiba menurun 0,2% menjadi 1.210 juta unit pada bulan Desember. Sebuah laporan terpisah menunjukkan bahwa indeks manufaktur Philly Fed naik ke 23,6 bulan lalu dari 21,5 pada bulan November, dibandingkan dengan ekspektasi kenaikan ke 15,8. (hnm) – PT KONTAK PERKASA