PT KONTAK PERKASA  – Aussie tetap melemah di sesi Asia pada hari Senin karena investor menunggu update anggaran federal yang dilihat sebagai hal penting bagi Rating Global S&P dalam menilai rating AAA utang negara tersebut.

AUD/USD diperdagangkan pada 0,7293, turun 0,19%, sedangkan USD/JPY bergerak ke 117,79, turun 0,13%.

Di Jepang, neraca perdagangan bulan November datang dalam surplus ¥153 miliar, lebih kecil dari surplus ¥227 miliar terlihat. Ekspor turun 0,4% tahun-ke-tahun dan impor merosot 8,8%. Ke depan, China melaporkan harga rumah bulan November.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, terakhir dikutip pada 102,92.

Dalam seminggu ini, pelaku pasar akan mengamati rilis pembacaan akhir produk domestik bruto AS kuartal ketiga Kamis untuk indikasi baru kekuatan ekonomi dan petunjuk lebih lanjut tentang jalur masa depan kebijakan moneter.

Sementara itu, pelaku pasar akan menunggu pengumuman kebijakan moneter dari Bank of Japan pada hari Selasa, dengan sebagian investor mengharapkan bank sentral tersebut pertahankan suku bunga negatif dan target imbal hasil 10 tahun obligasi pemerintah yang stabil.

Pekan lalu, dolar AS bergerak melemah terhadap mata uang utama lainnya pada hari Jumat lalu, tetapi tetap dekat dengan level tertinggi 14 tahun akibat kenaikan suku bunga AS pertama kalinya dalam setahun dan prospek Federal Reserve yang lebih agresif pada tahun 2017 terus memberikan dukungan.

Bank sentral AS diperkirakan akan menaikkan suku bunga tiga kali pada tahun 2017, naik dari dua kenaikan yang diperkirakan pada bulan September. Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan dolar dengan membuat mata uang tersebut lebih menarik menghasilkan keuntungan bagi investor. (hnm) – PT KONTAK PERKASA