PT KONTAK PERKASA FUTURES – Aussie diperdagangkan retrace dari pelemahan sebelumnya di hari Selasa, meski dalam data perdagangan dan persetujuan bangunan yang mengecewakan serta yen melemah setelah komentar menteri keuangan.

AUD/USD diperdagangkan pada 0,7537, turun 0,01%, sedangkan USD/JPY berpindah ke 102,67, naik 0,24% setelah Menteri Keuangan Jepang Taro Aso mengatakan kurs nilai tukar menunjukkan “pergerakan yang sangat gugup” dan ia mengamati dengan seksama pergerakan mata uang.

Di Australia, persetujuan bangunan untuk bulan Juni turun 2,9%, dibandingkan dengan kenaikan 0,5% terlihat pada bulan-bulan dan defisit neraca perdagangan melebar ke A$3,195 miliar dari defisit yang diharapkan sebesar A$2 miliar dan angka bulan sebelumnya sebesar A$2418000000.

Kemudian, Selandia Baru merilis ekspektasi inflasi untuk kuartal kedua dengan angka sebelumnya 1,6% kuartal-ke-kuartal. NZD/USD diperdagangkan datar pada 0,7172.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,01% ke 95,76.

Semalam, dolar meraih keuntungan terhadap mata uang utama lainnya pada Senin, bahkan setelah data menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur di AS turun lebih dari yang diharapkan pada bulan Juli, namun greenback masih tetap dalam jarak yang dekat dari level terendah lima minggu.

Institute for Supply Management mengatakan indeks aktivitas manufaktur turun ke 52,6 bulan lalu dari bulan Juni 53,2. Para analis telah memperkirakan indeks untuk bergerak turun ke 53,0 pada bulan Juli.

Dolar pulih dari penurunan tajam setelah Bank of Japan hanya menyetujui langkah-langkah stimulus moderat pada pertemuan kebijakan moneter Jumat lalu, mengecewakan pasar yang berharap untuk pelonggaran lebih agresif.

Sementara BoJ melonggarkan kebijakan moneternya lebih lanjut dengan meningkatkan pembelian atas dana yang diperdagangkan di bursa, BoJ memilih untuk tidak menurunkan suku bunga lebih dalam ke wilayah negatif atau meningkatkan basis moneter, seperti harapan luas analis.

Tapi sentimen pada greenback masih rapuh setelah terlebih dahulu bacaan di kuartal kedua produk domestik bruto AS menunjukkan, Jumat, tingkat pertumbuhan tahunan 1,2%, jauh di bawah ekspektasi sebesar 2,6%. PDB kuartal pertama direvisi lebih rendah menjadi 0,8% dari 1,1%.

Data yang mengecewakan itu mengurangi harapan untuk kenaikan suku bunga awal dari Federal Reserve.  (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES