PT KONTAK PERKASA FUTURES – Aussie sedikit melemah di sesi Asia pada hari Selasa setelah komentar dari seorang pejabat bank sentral tentang perlunya pelemahan mata uang dan investor menanti sejumlah data dari China.

AUD/USD diperdagangkan pada 0,7565, turun 0,10%, sedangkan USD/JPY berpindah ke 101,86, flat. Mata uang Australia tidak jatuh sebanyak seperti yang diharapkan dalam menanggapi pemotongan suku bunga hingga ke tingkat rekor terendah 1,5%, ungkap Asisten Gubernur Reserve Bank of Australia Christopher Kent, Selasa.

Bank National Australia melaporkan kepercayaan bisnis bulan Agustus dengan survei sebelumnya pada plus-4 dan juga merilis survei bisnis dengan pembacaan sebelumnya plus-8.

Nanti di China investasi aktiva tetap bulan Agustus naik 8,0% tahun-ke-tahun dan produksi industri diharapkan naik 6,1% tahun-ke-tahun dan kemudian penjualan ritel dengan peningkatan 10,3% terlihat.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, terakhir dikutip turun 0,22% ke 95,12.

Semalam, dolar melemah terhadap mata uang utama lainnya setelah Dewan Gubernur Federal Reserve Lael Brainard berpendapat terhadap penghapusan prematur akomodasi kebijakan moneter di Amerika Serikat. Dan pernyataan yang mungkin meredam ekspektasi kenaikan suku bunga signifikan di minggu depan dipicu oleh Presiden Fed Boston Eric Rosengren yang mengatakan bahwa suku bunga rendah meningkatkan kesempatan “overheating” ekonomi AS.

Tapi pernyataan Brainard mungkin menarik perhatian dalam jangka pendek ketika Fed memasuki masa komunikasi kelam menjelang pertemuan FOMC berikutnya pada 20-21 September setelah kunci penting di masa lalu yang mampu meyakinkan Ketua Fed Janet Yellen untuk menunda menaikkan suku bunga. Perangkat Monitor Suku Bunga Fed, menunjukkan kemungkinan 15% dari kenaikan suku bunga pada bulan September pada pertemuan tersebut, turun dari atas 20% sebelumnya pada hari Senin.

Namun, sebelumnya Senin Presiden Federal Reserve Atlanta Dennis Lockhart mengatakan data ekonomi akhir-akhir ini membenarkan “kehidupan” percakapan tentang apakah akan menaikkan suku bunga pada pertemuan ini.

“Meskipun ada beberapa laporan bulanan yang lemah baru-baru ini dari Institute for Supply Management, misalnya – saya puas pada titik ini bahwa kondisi menjamin diskusi yang serius,” kata Lockhart dalam pidato yang dipersiapkan untuk Asosiasi Nasional Ekonomi Bisnis.

“Saya percaya ekonomi dapat mempertahankan momentum yang cukup secara substansial untuk mencapai tujuan kebijakan moneter komite dalam jangka menengah waktu yang diterima,” lanjut Lockhart, yang tidak memberikan suara pada komite hingga 2018, namun sebagian besar menganggapnya sebagai pusat komite. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES