PT KONTAK PERKASA FUTURES – Masa depan Joe Hart di Manchester City sedang kencang dispekulasikan. Meski demikian, Hart disarankan untuk bertahan saja di City.

Setelah bertahun-tahun nyaman sebagai kiper nomor satu City, Hart mulai terusik setelah kedatangan Pep Guardiola sebagai manajer baru City musim ini.

Pasalnya Guardiola menyukai kiper yang memang cakap memainkan bola dengan kakinya atau populernya disebut sweeper goalkepeer. Sementara Hart kurang cakap melakoni peran tersebut.

Maka Guardiola lebih memilih Willy Caballero ketika City melakoni laga perdana Premier League kontra Sunderland hari Sabtu lalu. Hal itu makin menguatkan isu seputar masa depan kiper 28 tahun tersebut.

Kabarnya Hart tidak akan masuk rencana Guardiola karena manajer asal Spanyol itu bakal mencari kiper baru yang sesuai dengan kriterianya. Isu yang kuat beredar adalah Claudio Bravo bakal digaet dari Barcelona.

Wajar saja jika Hart mulai merasa tak nyaman dan mulai mencari peluang bermain di klub lain yang bisa memberinya jaminan tempat utama. Tapi ada yang menyarankan Hart untuk bertahan di City karena klub itu masih merupakan tempat terbaik untuknya.

“Dia (Pep Guardiola) akan tahu efeknya dengan mencadangkan Hart,” ujar eks bek Manchester United, Gary Neville, seperti dikutip Soccerway.

“Dia tahu bahwa dia sudah membuat keputusan berani. Ini adalah keputusan yang dia ambil dengan hati-hati,” sambung Neville dalam acara Monday Night Football di stasiun TV Sky Sports.

“Tentunya ini akan sangat sulit untuk Hart. Tentunya dia sudah memberi kejutan untuk Joe, benar-benar kejutan yang tak dikira-kira.”

“Tapi saya menyarankan agar Joe Hart tetap bertahan di klubnya saat ini,” tutup Neville yang pernah bekerja bareng di timnas Inggris. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES