PT KONTAK PERKASA FUTURES – Diego Michiels sedang dirundung masalah. Bermain kasar saat Pusamania Borneo FC dikalahkan Semen Padang, bikin ulah di klub malam, kini dilepas ‘Pesut Etam’.

Diego saat ini sedang ditahan oleh pihak Kepolisian Resor Kota Samarinda. Sebabnya, dia melakukan tindak kekerasan pada seorang manajer tempat hiburan malam, Haryanto.

Diego disebutkan sedang dugem di tempat bernama Dejavu, di Panglima Batur, Samarinda, pada Rabu (16/11) kemarin. Dia yang diduga berada di bawah pengaruh alkohol melakukan perilaku agresif pada Haryanto.

Hal itu seperti diungkapkan oleh Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polresta Samarinda Iptu Hardi, Kamis (17/11).

“Terjadi penganiayaan sesuai Pasal 351 KUHP dilakukan oleh saudara Diego Michiels, pekerjaan pemain sepakbola Pusamania Borneo FC kepada korban Hariyanto manajer tempat hiburan malam,” kata Hardi.

“Berdasarkan keterangan saksi, korban, dan petugas, Diego Michiels di bawah pengaruh alkohol saat itu,” imbuhnya. Kini Diego ditahan di Markas Polresta Samarinda.

Beberapa saat setelahnya, petinggi ‘Pesut Etam’ membuat keputusan kilat terkait nasib Diego. Mereka memilih untuk tak menggunakan tenaga Diego lagi hingga musim kompetisi Torabika Soccer Championship selesai.

Dalam situs resminya, PBFC tak menyinggung mengenai kasus penganiayaan Diego sebagai alasan utama pemecatan. Mereka lebih mempertimbangkan kejadian di lapangan.

Saat PBFC melawat ke kandang Semen Padang pekan lalu, Diego menendang penyerang Semen Padang, Marcel Sacramento, hingga diganjar kartu merah langsung.

“Jujur ini keputusan yang berat, dia salah satu pemain yang saya andalkan untuk membuat tim ini berprestasi. Tapi inilah sepakbola profesional, saya ucapkan terima kasih kepada Diego yang sudah pernah berjuang bersama kita di tim ini,” kata Nabil.

Bagi Diego, ini bukan pertama kalinya dia terlibat perselisihan di klub malam. Pada November 2012 silam, dia juga pernah melakukan aksi pemukulan di klub malam di bilangan Senayan Jakarta. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES