PT KONTAK PERKASA FUTURES  – Pound diperdagangkan pada posisi terendah dua minggu terhadap dolar yang menguat luas pada hari Kamis setelah Bank of England pertahankan suku bunga stabil sehari setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya di tahun ini.

GBP/USD berkurang 0,7% di 1,2476, level terendah 30 November.

Sembilan anggota komite kebijakan moneter BoE mengatakan dengan suara bulat dalam keputusan untuk mempertahankan suku bunga pada rekor terendah di 0,25%.

Para pembuat kebijakan juga voting 9-0 untuk pertahankan target program pembelian obligasi bank sentral itu di £435 miliar dan melanjutkan rencana baru untuk membeli hingga £10 miliar obligasi korporasi.

Bank sentral Inggris memperkirakan, inflasi akan meningkat menjadi target 2% dalam waktu enam bulan.

Kenaikan sterling dan harga minyak sejak pertemuan terakhir diharapkan menghasilkan jalur yang sedikit lebih rendah bagi inflasi daripada yang dibayangkan dalam laporan inflasi bulan November, dalam risalah pertemuan BoE.

Bank sentral tersebut masih merasa inflasi cenderung melebihi target pada tahun 2017 dan lewati 2018.

Data pada hari Selasa menunjukkan bahwa tingkat inflasi di Inggris melonjak ke level tertinggi dua tahun 1,2% pada bulan November dari tahun sebelumnya akibat penurunan tajam dalam pound sejak voting untuk meninggalkan Uni Eropa telah masuk ke dalam harga.

Keputusan BoE datang satu hari setelah Fed menaikkan suku bunga dan isyaratkan ekspektasi kenaikan suku lebih cepat daripada yang diantisipasi sebelumnya pada tahun 2017.

Tingkat suku bunga AS pada Rabu dini hari sebagian besar investor telah diperkirakan pasar, namun dolar melonjak setelah bank sentral AS memprediksi akan menaikkan suku bunga tiga kali pada tahun 2017, naik dari dua kenaikan yang diperkirakan pada bulan September.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lain, menguat 0,95% pada 103,00, tertinggi di bulan Januari 2003.

Suku bunga yang lebih tinggi biasanya meningkatkan dolar dengan membuat aset dalam dolar lebih menarik menghasilkan keuntungan bagi investor.

Pound terdongkrak naik terhadap euro yang secara luas melemah, dengan EUR/GBP turun 0,31% di 0,8354.

Euro merosot ke posisi terendah 14 tahun terhadap dolar. EUR/USD jatuh 1,04% ke 1,0425. (hnm) – PT KONTAK PERKASA FUTURES