Bursa Jepang Pagi Ini Tertekan Data Manufaktur ASIndeks Topix Jepang turun pagi ini, mengurangi kenaikan terbesar dalam sebulan terakhir pada sesi kemarin, pasca data yang menunjukkan pertumbuhan manufaktur AS yang melambat dan investor menimbang ketegangan yang semakin tinggi di Ukraina.

Indeks Topix tergelincir 0,3 persen menjadi 1,159.94. Indeks tersebut naik 1,5 persen kemarin, merupakan kenaikan terbesar sejak 21 Februari. Nikkei 225 Stock Average turun 0,4 persen hari ini ke 14,411.47. Yen diperdagangkan sedikit berubah pada kisaran 102,23 per dolar.

Indeks awal aktivitas manufaktur AS yang dirilis Markit Economics turun menjadi 55,5 pada bulan Maret dari 57,1 pada bulan sebelumnya. Angka di atas 50 menunjukkan ekspansi aktivitas. Angka pembacaan bulan ini merupakan yang kedua tertinggi sejak Januari 2013.

Kekuatan industri terkemuka di dunia, Amerika dan Uni Eropa mengancam untuk memberikan sanksi lebih lanjut kepada Rusia dalam upaya untuk menyerang bagian lain dari kawasan Ukraina dan dan memboikot pertemuan puncak Kelompok Delapan (G8) yang diselenggarakan oleh Presiden Vladimir Putin. Para pemimpin Kelompok Tujuh (G7) baik dari Amerika maupun Uni Eropa mengatakan mereka tidak akan menghadiri rencana pertemuan G-8, yang akan diselenggarakan di Sochi, tempat Olimpiade Musim Dingin berlangsung beberapa waktu lalu, dan sebagai gantinya akan mengadakan pertemuan puncak mereka sendiri pada bulan Juni di Brussels.

 Artikel: kontakperkasa futures.