Bursa Saham Asia Catat Level 7 Bln Tertingginya Jelang Rilis Data Pekerjaan ASBursa Saham Asia diperdagangkan pada level 7 bulan tertingginya akibat para investor menunggu rilis laporan terkait data pekerjaan AS dan keputusan dari ECB (European Central Bank) mengenai kebijakan moneter.

Indeks MSCI Asia Pacific catat gain kurang dari 0.1% ke level 143.14 pukul 9:02 pagi waktu Tokyo, menjelang pembukaan bursa saham China dan Hong Kong. Bursa Saham Korea Selatan hari ini libur. Sebuah survey swasta mengenai pasar tenaga kerja AS akan dirilis hari ini, sementara itu para investor sedang memgkaji data inflasi Eropa guna menilai apakah besok ECB akan mengumumkan pemangkasan acuan suku bunga.

Indeks Topix Jepang catat gain 0.2%. Indeks S&P/ASX 200 Australia menguat 0.1% menjelang rilis laporan yang diperkirtakan akan menunjukkan ekonomi kuartal lalu tumbuh 0.9% dibanding 3 bulan sebelumnya. Indeks NZX 50 Selandia Baru melemah 0.1%.

Inflasi Zona Eropa melambat dari yang diperkirakan para ekonom sebelumnya di bulan Mei lalu. Presiden ECB Mario Draghi telah memberikan sinyal bahwa dia akan berupaya guna mencegah deflasi pada 18 negara. Dari survey 50 ekonom oleh Bloomberg, 44 memprediksi bahwa ECB akan menjadi bank sentral pertama yang akan menetapkan suku bunga negatif dengan menurunkan suku bunga deposito. Akan tetapi 2 dari 58 responden menyatakan bahwa acuan suku bunga juga akan dipangkas.

Artikel: kontakperkasa futures.