Bursa Saham HK Ditutup Stagnan Setelah Kenaikan MingguanBursa Saham Hong Kong ditutup stagnan, diperdagangkan mendekati level tertingginya sejak Desember tahun lalu, hal tersebut akibat saham casino melemah dan saham perusahaan properti China yang menguat.

Sands China Ltd. melemah 2%, penurunan tertajam pada Indeks Hang Seng, setelah sebelumnya mencatat gain mingguan tertingginya dalam 3 bulan terakhir. Li Ning Co. turun 8.6% setelah Bank of America Corp. Merrill Lynch menyatakan bahwa perusahaan pembuat pakaian olahraga tersebut diperkirakan akan mengalami kerugian pada kuartal pertama. China Resources Land Ltd. dan China Overseas Land & Investment Ltd. menguat 1.6%, mencatat gain diantara perusahaan property lainnya terkait spekulasi bahwa Hong Kong akan melonggarkan kebijakan terkait properti.

Indeks Hang Seng berada pada level 23,540.92, setelah sebelumnya tergelincir sebesar 0.5% dan menguat 0.2%. Volume perdagangan saham sebesar 36% lebih rendah dari 30 hari rata-rata. Pekan lalu acuan saham tersebut mengalami kenaikan sebesar 1.4%. Indeks Hang Seng China Enterprises atau Indeks H-share berada pada level 10,487.34.

Pekan lalu acuan saham Hong Kong tersebut rebound 11% dari level terendahnya tahun ini pada Maret lalu akibat pemerintah China mengeluarkan target kebijakan guna mendorong pertumbuhan ekonomi. Pekan ini China dijadwalkan akan merilis data neraca perdagangan dan inflasi.

Artikel: kontakperkasa futures.