PT KONTAK PERKASA FUTURES – Arsenal menutup Premier League musim lalu dengan rentetan tak terkalahkan. The Gunners membuka Premier League musim ini justru dengan kekalahan, merefleksikan tren buruk mereka di laga pertama dalam beberapa musim terakhir.

Tujuh gol tercipta di Emirates, Minggu (14/8/2016), ketika Arsenal kalah 3-4 dari Liverpool yang datang melawat di pekan pertama Premier League 2016-17. Cemoohan pun terdengar dari kubu tuan rumah yang tak puas.

“Sulit dipahami ada sebuah tim yang sudah dicemooh sedari partai pertama musim, tapi itulah tingkat kekecewaan yang ada di stadion,” ucap Graeme Souness yang menjadi analis dan pundit Sky Sports.

“(Manajer Arsenal) Arsene Wenger sudah tahu apa yang akan terjadi; kalah di laga ini dan unsur tertentu di stadion takkan sudi menerimanya. Mereka pikir ia harusnya membeli pemain yang lebih baik. Akan ada banyak kritikan,” ucap Souness.

Hasil tersebut sekaligus menyudahi rentetan tidak terkalahkan ‘Gudang Peluru’ di Premier League, yang tercipta di akhir musim lalu lewat 10 pertandingan tanpa pernah kalah (5 menang, 5 seri).

Kegagalan meraih angka di pekan pertama liga belakangan juga sudah menjadi sesuatu yang diakrabi Arsenal. Inilah musim keenam, dalam tujuh musim terakhir, timnya Wenger tidak mampu meraih kemenangan di partai pertama liga. Satu-satunya kemenangan pada periode tersebut dicatatkan pada awal musim 2014-15 ketika menang 2-1 atas Crystal Palace di kandang sendiri.

Arsenal di partai pertama liga dalam tujuh musim terakhir
2016-17 3-4 Liverpool (Kandang)
2015-16 0-2 West Ham (Kandang)
2014-15 2-1 Crystal Palace (Kandang)
2013-14 1-3 Aston Villa (Kandang)
2012-13 0-0 Sunderland (Kandang)
2011-12 0-0 Newcastle (Tandang)
2010-11 1-1 Liverpool (Tandang)

Sehubungan dengan hal tersebut Thiery Henry, mantan bomber Arsenal yang kini menjadi analis dan pundit Sky Sports, turut mengamini penilaian Souness terkait kebijakan transfer klub London itu.

“Yang tak saya pahami adalah, kami diberitahu bahwa Arsenal itu kaya, punya uang, bisa bersaing lawan siapa saja di bursa transfer. Tapi saat musim dimulai kami nyatanya tak bisa bersaing di bursa transfer. Jadi bagaimana sebenarnya? Saya tak paham,” ucapnya.

“Apa Arsenal masih jadi pilihan utama di Inggris? Kalau seorang pemain besar tersedia di bursa, bisakah Arsenal bersaing mendapatkannya? Bisakah Arsenal mengajukan tawaran? Kemudian, apakah jumlah besaran uangnya gila-gilaan? Kita tahu memang begitu, tapi Anda haruslah membayar.

“Dan pada akhirnya apakah pemain itu mau ke Arsenal? Itulah yang harus kita pertimbangkan. Jadi apakah kami (Arsenal) masih jadi pilihan utama di Inggris? Saya pikir tidak,” tutur Henry. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES