Dana Kembali Jadi Sandungan Timnas Homeless World Cup IndonesiaBandung – Dana selalu menjadi masalah bagi timnas Indonesia yang akan maju ke ajang internasional Homeless World Cup (HWC) termasuk di 2014 ini. Dana yang mereka kantongi saat ini masih jauh dari yang dibutuhkan untuk berangkat ke Chile.

Dari total keseluruhan dana yang dibutuhkan, yaitu Rp 950 juta, National Organizer HWC 2014 di Indonesia, Rumah Cemara baru mengantongi Rp 180 juta. Mereka pun harap-harap cemas soal kepastian keberangkatan mereka ke Santiago, Chile, Oktober mendatang.

“Dari Rp 950 juta yang dibutuhkan, Rp 650 juta itu untuk tiket saja. Yang paling besar itu untuk ongkos saja,” ujar Manajer Timnas Indonesia HWC 2014 Febby Arhemsyah saat jumpa pers di Bandung Indah Plasa, Jalan Merdeka, Kamis (29/5/2014).

Sementara kebutuhan lainnya akan digunakan mulai dari seleksi pemain hingga latihan.

Hingga saat ini, pemerintah ataupun federasi olahraga belum membantu mereka, seperti perhelatan HWC sebelum-sebelumnya. Meski begitu Febby menyatakan tak akan menyerah meski kepastian mereka berangkat belum 100 persen.

Ia meyakini akan ada jalan bagi timnas Indonesia untuk bisa tetap berlaga. Misalnya dengan sejumlah kerjasama dengan sponsor-sponsor seperti dengan merk tas Export.

Export memberikan dukungan dengan menyiapkan 2 official team bag yang dirancang khusus untuk para pemain selama berlaga. Serta tas dengan desain spesial HWC untuk dijual yang hasilnya untuk donasi bekal timnas.

“Kita akan terus mencari tambahan karena kita tidak didukung oleh pemerintah dan federasi sepakbola. Jadi kita cari duit sendiri bisa nutupin kebutuhan dana. Tidak penting pemerintah mengakui atau tidak, tapi kita tetap akan bawa nama baik Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Pemkot Bandung melalui Wali Kota Bandung Ridwan Kami menjanjikan akan memberikan bantuan non APBD berupa bantuan CSR, hingga saat ini belum terealisasi.

“Pak Wali sih katanya janji mau bantu, tapi sampai saat ini sih belum cair,” tuturnya.

Walaupun kepastian berangkat tidaknya timnas Indonesia ke Chile belum bisa dipastikan, namun proses pencarian pemain untuk timnas harus tetap dilakukan. Rangkaian seleksi akan dimulai 1 Juni di 9 provinsi di Indonesia.

Artikel: kontakperkasa futures.