PT KONTAK PERKASA FUTURES – Dolar beranjak naik terhadap mata uang utama lainnya pada Rabu sore, tetapi tetap dalam jarak terdekat dengan level terendah lima minggu akibat penurunan ekspektasi untuk kenaikan suku bunga AS pada tahun 2016 yang terus membebani.

USD/JPY naik 0,33% diperdagangkan pada 101,21, lepas dari terendah tiga minggu, Selasa kemarin di 100,65.

Greenback temukan dukungan ringan setelah Departemen Perdagangan AS mengatakan pada hari Selasa kemarin bahwa pengeluaran pribadi meningkat lebih dari yang diharapkan, sebesar 0,4% pada bulan Juni, sementara belanja rumah tangga juga naik 0,4% di bulan Mei.

Laporan ini juga menunjukkan bahwa pendapatan pribadi naik 0,2%, jatuh sedikit dari perkiraan pertumbuhan 0,3%.

Namun sentimen dolar tetap rapuh setelah Ketua Federal Reserve Dallas Robert Kaplan mendesak kehati-hatian dalam menaikkan suku bunga AS di tengah sejumlah risiko yang dihadapi ekonomi global.

Ekspektasi untuk kenaikan suku bunga AS sebelum akhir tahun juga menurun secara mengejutkan dengan lemahnya data pertumbuhan AS di kuartal kedua pada minggu lalu.

Sementara itu, yen berikan kembali sebagian keuntungannya setelah kabinet Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengumumkan paket stimulus baru pada hari Selasa dalam langkah peningkatan perekonomian.

Paket ini termasuk dalam langkah-langkah fiskal ¥13,5 triliun, sementara angka aktualnya, belanja langsung akan berjumlah sekitar ¥7,5 triliun, sebagian besar untuk dua tahun ke depan.

EUR/USD tergelincir 0,26% ke 1,1195, menarik diri dari puncak lima minggu Selasa di 1,1236.

Pound juga melemah, dengan GBP/USD turun 0,13% di 1,3337, sedangkan USD/CHF naik 0,45% ke 0,9685.

Kelompok peneliti Markit mengatakan pada hari Rabu bahwa Indeks jasa manajer pembelian Inggris Raya turun menjadi 47,4 bulan lalu dari pembacaan 52,3 pada bulan Juni. Ini merupakan level terendah sejak Desember 2012.

Data yang lemah tersebut menambah ekspektasi untuk penurunan suku bunga oleh Bank of England pada pertemuan kebijakan di hari Kamis besok.

Dolar Australia dan Selandia Baru juga melemah, dengan AUD/USD tergerus 0,35% di 0,7584 dan NZD/USD anjlok 0,90% ke 0,7179.

Di tempat lain, USD/CAD bertambah 0,13% ke 1,3128.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,24% ke 95,25, lepas dari posisi terendah lima pekan di sesi sebelumnya di 94,94. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES