Dolar Menguat Seiring Menurunnya Impor China  KontakPerkasa Futures, Dolar menguat setelah laporan hari Senin menunjukkan impor China turun untuk bulan ke- 15 berturut-turut bahkan seiring ketidakpastian prospek kenaikan suku bunga AS membatasi permintaan untuk greenback.

Mata uang AS naik untuk hari kedua terhadap yen dan euro, sering dianggap sebagai aset yang aman selama gejolak pasar, setelah laporan Jumat lalu menunjukkan penjualan ritel pada bulan Januari di ekonomi terbesar dunia meningkat melebihi dari perkiraan. Dana lindung nilai besar dan spekulan mengurangi spekulasi mereka pada penguatan dolar pekan lalu yang terbesar sejak bulan Juni.

Indeks Spot Dolar Bloomberg, yang melacak greenback terhadap 10 mata uang utama lainnya, naik 0,1 % ke level 1,220.72 pada pukul 12:20 siang waktu Tokyo, setelah menyentuh level terendah sejak 4 November hingga 11 Februari. Dolar menguat 0,5 % ke level ¥ 113,82 dan meningkat 0,3 % ke level $ 1,1218 per euro. (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.