Dolar Menguat Setelah Spekulasi Penguatan Pekerjaan Akan Picu Pergerakan Fed Rate KontakPerkasa Futures, Dolar menguat untuk hari ketiga terhadap kepercayaan penguatan dalam pasar tenaga kerja akan memicu Federal Reserve untuk meningkatkan suku bunga dalam tahun ini.

Greenback menguat terhadap sebagian besar 16 mata uang utama sebelum pemerintah AS melaporkan data payrolls bulan Juni pada hari Kamis. Dolar menguat terhadap yen dalam hampir satu minggu karena Yunani mengindikasikan siap untuk berkompromi terkait mengakhiri kebuntuan atas bantuan bailout. Yunani akan mengadakan referendum terhadap tuntutan kreditur pada hari Minggu. Sementara itu dolar naik ke level tertinggi dalam lima tahun terakkhir terhadap mata uang Selandia Baru.

Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang melacak greenback terhadap 10 pasangan utamanya, naik 0,1% ke level 1,190.12 pada pukul 10:02 pagi di Tokyo, ditetapkan untuk penutupan tertinggi sejak 5 Juni yang lalu.

Greenback menguat 0,2% terhadap yen ke level 123,40, setelah menyentuh 123,43, yang merupakan level terkuat sejak 26 Juni. Sementara terhadap euro, greenback naik 0,1% ke level $ 1,1042 per euro. Pasar keuangan AS akan ditutup pada Jumat untuk hari libur nasional.

The Fed mencermati data yang masuk sebagai tanda-tanda negara dengan ekonomi terbesar di dunia tersebut dapat menahan kenaikan suku bunga pertama sejak 2006. Berjangka menunjukkan 36% kesempatan para pembuat kebijakan akan meningkatkan suku bunga acuan pada bulan September dan 73% peluang pada bulan Desember, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.(hnm)

 

Artikel: kontakperkasa futures.