KONTAK PERKASA FUTURES  – Dolar naik terhadap euro dan pound, namun turun terhadap yen pada Rabu dini hari, karena pedagang forex bereaksi terhadap tingkat kenaikan suku bunga The Fed 0,25% dan rencana kenaikan suku bunga tambahan di tahun depan.

Pada dini hari tadi setelah pertemuan, kurs tukar EUR/USD tertekan 0,93%.

Kurs tukar GBP/USD berkurang 0,83%.

Level pasangan USD/JPY, bagaimanapun, naik 1,74%.

Nada Fed tiba-tiba optimis hawkish – mengumumkan kemungkinan kenaikan tiga tingkat suku bunga di tahun depan, selain meningkatkannya di hari ini – mengirim dolar ke level tertinggi sejak 2002 terhadap 16 mata uang. Indeks Dolar WSJ naik 0,8% ke 91,12, nilai penutupan tertinggi dalam lebih dari 14 tahun.

Berita hari ini mengirim dolar ke level tertinggi 10 bulan terhadap yen Jepang, sementara itu mata uang pasar negara berkembang juga sedang ditantang.

Greenback naik 2% terhadap mata uang rubel Rusia, 1,2% terhadap won Korea, dan 0,7% terhadap peso Meksiko.

Dow Jones Industrial Average subuh ini mundur dari tingkat 20000, jatuh di bawah 19.750 hanya beberapa menit yang lalu sebelumnya.

S&P 500 turun bahkan lebih tajam, jatuh 0,6% ke 2258. Semua sektor indeks berada di zona merah, dipimpin oleh sektor real-estate dan energi, dua kelompok pembayar dividen yang telah disukai perdagangan di era sebelumnya dalam historis suku bunga yang rendah. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES