PT KONTAK PERKASA FUTURES – Dolar tambah penguatan terhadap mata uang utama lainnya pada Senin sore, setelah data ketenagakerjaan AS yang kuat Jumat terus meningkatkan optimisme atas kekuatan ekonomi.

GBP/USD tergerus 0,50% menjadi 1,2887, dekat di posisi terendah 31 tahun baru pada minggu lalu 1,2796.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada hari Jumat bahwa ekonomi AS menambahkan 287.000 pekerjaan bulan lalu, jauh di atas 175.000 pekerjaan yang diperkirakan oleh ekonom. Rata-rata penghasilan per jam naik 2,6% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Laporan ini juga menunjukkan bahwa tingkat pengangguran naik hingga 4,9% dan angka upah Mei direvisi turun ke 11.000 dari sebelumnya yang dilaporkan 38.000, peningkatan bulanan terkecil sejak 2010.

Laporan pekerjaan yang kuat dipandang tidak akan mungkin untuk mengubah rencana hati-hati Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga.

Investor menunggu pertemuan kebijakan Bank Inggris, yang dijadwalkan di pekan ini.

BoE berpotensi melonggarkan kebijakan moneter untuk meredam ekonomi Inggris Raya dari dampak Brexit, yang juga akan menekan sterling lebih rendah.

USD/JPY reli 1,56% ke 102,16, sedangkan USD/CHF naik 0,23% ke 0,9853.

Yen melemah setelah Perdana Menteri Shinzo Abe memerintahkan babak baru stimulus fiskal.

Langkah itu muncul setelah koalisi pemerintahan Abe mendapat kursi mayoritas di majelis tinggi dalam pemilihan parlemen pada hari Minggu.

EUR/USD tergelincir 0,17% ke 1,1031.

Dolar Australia dan Selandia Baru melemah, dengan AUD/USD turun 0,40% di 0,7542 dan NZD/USD mundur 0,93% ke 0,7239.

Di tempat lain, USD/CAD naik 0,34% diperdagangkan pada 1,3086, tertinggi sejak 28 Juni.

Mata uang komoditas melemah karena harga minyak meluncur lebih rendah pada hari Senin di tengah tanda-tanda pemulihan kegiatan pengeboran minyak AS sedang berlangsung.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lain, naik 0,43% di level tertinggi dua minggu 96,72. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES