PT KONTAK PERKASA FUTURES – Dolar menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Rabu malam dan investor amati risalah pertemuan Federal Reserve bulan Juli yang akan dirilis dini hari nanti.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik menjadi 94,85, bertahan di atas level terendah tujuh minggu Selasa di 94,38.

Investor memantau dengan cermat risalah rapat Fed bulan Juli tentang indikasi kemungkinan jalur masa depan suku bunga.

Bank sentral AS menetapkan suku bunga tidak berubah pada pertemuan bulan lalu, tapi membuka pintu untuk menilai kenaikan di tahun ini dan menunjukkan bahwa risiko terhadap perekonomian telah berkurang sejak bulan Juni lalu.

Komentar pejabat Fed pada Selasa kemarin mendukung pandangan bahwa suku bunga masih bisa naik di tahun ini.

Ketua Fed New York William Dudley mengatakan peningkatan suku bunga pada awal September adalah “mungkin.”

Bank sentral AS menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade di bulan Desember.

Suku bunga yang lebih tinggi biasanya menguatkan dolar dengan membuatnya lebih menarik untuk menghasilkan keuntungan bagi investor.

Dolar telah melemah di seluruh papan kurs pada hari Senin dalam catatan Ketua Fed San Francisco John Williams mengatakan bahwa bank sentral mungkin harus mengangkat target inflasi dan mendukung kebijakan fiskal lebih longgar di masa masa depan.

Euro tertahan di bawah tertinggi tujuh minggu, dengan EUR/USD stabil di 1,1275.

Dolar bergerak lebih tinggi terhadap yen, dengan USD/JPY naik 0,38% ke 100,68.

Pound melemah terhadap dolar, dengan GBP/USD melemah 0,15% ke 1,3027.

Sterling tetap terdukung di atas 1,30 setelah laporan pekerjaan Inggris Raya terbaru memberi sedikit indikasi bahwa referendum Brexit itu mempengaruhi pasar tenaga kerja. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES