PT KONTAK PERKASA FUTURES – Dolar diperdagangkan pada level tertinggi tiga minggu terhadap mata uang utama lainnya pada Rabu, setelah data pekerjaan sektor swasta yang solid mendukung harapan suku bunga yang lebih tinggi di tahun ini.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,15% pada 96,19, level terkuat sejak 9 Agustus.

Sektor swasta AS menambahkan 177.000 pekerjaan pada bulan Juli, ADP pemroses upah mengatakan, dibandingkan dengan ekspektasi pertumbuhan pekerjaan sebesar 175.000.

Laporan itu muncul setelah investor memandang ke depan pada laporan upah pekerjaan untuk bulan Juli, dijadwalkan hari Jumat.

Berbicara Selasa, Wakil Ketua Federal Reserve Stanley Fischer, Selasa, mengatakan pasar tenaga kerja AS hampir dalam kekuatan penuh dan laju kenaikan suku bunga akan tergantung data selanjutnya.

Dolar telah menguat sejak Ketua Fed Janet Yellen mengatakan akhir pekan lalu bahwa kasus menaikkan suku bunga AS telah menguat dalam beberapa bulan terakhir, mengutip perbaikan di pasar tenaga kerja.

Bank sentral AS menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade di bulan Desember.

Ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi biasanya meningkatkan dolar dengan membuatnya lebih menarik untuk menghasilkan keuntungan bagi investor.

Euro berada di dua minggu terendah, dengan EUR/USD turun 0,13% ke 1,1129.

Di zona euro, data inflasi yang lebih lemah dari harapan menambah tekanan pada Bank Sentral Eropa untuk meningkatkan langkah-langkah stimulus menjelang pertemuan kebijakan di minggu depan.

Dolar juga menguat terhadap yen, USD/JPY naik 0,38% ke 103,35, tertinggi sejak 29 Juli.

Sterling mereda terendah satu minggu, dengan GBP/USD naik 0,23% ke 1,3109.

Pemberi pinjaman hipotek Nationwide Inggris Raya mengatakan Rabu bahwa kenaikan harga rumah naik pada bulan Agustus, menunjukkan bahwa pasar perumahan tetap tangguh setelah referendum Brexit 23 Juni lalu.  (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES