Dolar Pertahankan Gain Terkait Outlook Rate The FedDolar pertahankan gain terhadap mata uang utama setelah tanda-tanda pemulihan ekonomi yang mendukung Federal Reserve untuk menaikkan tingkat suku bunga. Mata uang Selandia Baru turun untuk hari ketiga setelah indeks harga produsen mengalami penurunan.

Indeks Bloomberg Dollar Spot naik dari level terendah dua pekan jelang rilis data harga konsumen dari Departemen Tenaga Kerja hari ini. Euro mempertahankan penurunan terbesar dalam hampir dua minggu terakhir sebelum laporan ekonom minggu ini yang diperkirakan akan menunjukkan perlambatan aktivitas manufaktur di wilayah tersebut. Dolar Australia naik ke tertinggi tahun ini dibandingkan dengan kiwi setelah bank sentral negara tersebut menegaskan kembali periode stabilitas harga sangat berhati-hati.

Greenback berada di level $ 1,3358 per euro pada pukul 6:55 pagi di London dari $ 1,3364 kemarin, ketika greenback menguat 0,3 persen, terbesar sejak 5 Agustus. Terhadap yen, greenback sedikit berubah di level 102,61 yen. Euro 18 negara diperdagangkan di 137,06 yen dari 137,07.

Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang melacak greenback terhadap 10 mata uang utama, sedikit berubah di 1,020.54 kemarin, ketika turun ke 1,018.70, level terendah sejak 1 Agustus yang lalu.

Artikel: kontakperkasa futures.