PT KONTAK PERKASA FUTURES – Dolar diperdagangkan tetap stabil di level tertinggi tiga minggu terhadap yen pada Kamis malam, dengan harapan stimulus terus menekan mata uang Jepang, sementara pound diperdagangkan di atas 1,33 setelah Bank of England mempertahankan suku bunga stabil dalam keputusan yang mengejutkan.

USD/JPY naik 1,1% pada 105,65, level tertinggi sejak 24 Juni, membawa keuntungan minggu ini sejauh 4,8%.

Yen melemah di seluruh papan kurs, sejak koalisi Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe meningkatkan kursi mayoritas dalam pemilihan parlemen di akhir pekan lalu, memperbesar harapan peluncuran paket baru langkah-langkah stimulus untuk memacu pertumbuhan ekonomi.

Mata uang Jepang itu juga tertekan laporan dari Bloomberg bahwa mantan Kepala Federal Reserve AS Ben Bernanke telah memberikan ide “uang helikopter” bersama dengan salah satu penasihat utama Perdana Menteri Shinzo Abe pada bulan April.

“Helikopter uang” adalah istilah untuk menggambarkan bagaimana bank sentral bisa membiayai anggaran pemerintah secara langsung sebagai cara untuk memerangi deflasi.

Pound melonjak ke level tertinggi sejak akhir Juni terhadap dolar pada Kamis malam setelah BoE menjaga suku bunga stabil pada 0,5%, tapi mengisyaratkan bahwa akan ada kebijakan pelonggaran pada pertemuan Agustus mendatang.

GBP/USD awalnya melonjak ke level tertinggi di 1,3463 level terkuat sejak 30 Juni sebelum mundur kembali ke 1,3315, masih naik 1,29% untuk hari ini.

Risalah pertemuan BoE menyatakan bahwa referendum bulan lalu untuk meninggalkan Uni Eropa menyebabkan ekonomi Inggris melemah dan dengan pasar perumahan sebagai bidang yang perlu perhatian khusus.

Euro sedikit menguat terhadap dolar, dengan EUR/USD naik 0,19% di 1,1111.

Di AS, data pada Kamis malam menunjukkan bahwa jumlah orang yang mengklaim tunjangan pengangguran berada di tingkat bawah di pekan lalu, sedangkan harga produsen membukukan kenaikan terbesar dalam satu tahun di bulan Juni.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim pengangguran awal tidak berubah pada 254.000 untuk pekan yang berakhir 9 Juli tidak jauh dari terendah 43 tahun sebesar 248.000 disentuh pada pertengahan April.

Dalam laporan terpisah, Departemen Tenaga Kerja AS juga mengatakan indeks harga produsen naik 0,5% bulan lalu, kenaikan terbesar sejak Mei 2015, setelah naik 0,4% pada bulan Mei.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lain, menghapus kembali beberapa kerugian setelah laporan dan diperdagangkan pada 96,14, dari posisi terendah di 95,84.

Greenback tetap lebih rendah secara luas terhadap mata uang terkait komoditas, seperti rebound-nya harga minyak dan reli di saham global terdukung keinginan untuk berinvestasi.

USD/CAD jatuh ke posisi terendah satu minggu 1,2934, sedangkan AUD/USD naik 0,29% di 0,7630 dan NZD/USD melonjak 1,2% ke 0,7189. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES