PT KONTAK PERKASA FUTURES – Dolar tergelincir lebih rendah tetapi tetap melayang di dekat puncak 14 tahun terhadap mata uang utama lainnya pada hari Kamis, di tengah optimisme ekonomi yang terus berlanjut dan harapan kenaikan suku bunga Federal Reserve di bulan Desember.

EUR/USD naik 0,30% ke 1,0711, memantul dari level terendah 11 bulan Rabu 1,06651.

Greenback terdorong naik setelah Ketua Fed Philadelphia Patrick Harker mengatakan pada hari Rabu bahwa ia mendukung kenaikan suku bunga, sedangkan Presiden Fed Cleveland Loretta Mester mengatakan Fed seharusnya tidak bereaksi berlebihan karena pergerakan pasar setelah hasil mengejutkan pemilihan presiden.

Dolar juga telah terdorong oleh meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah AS dan ekspektasi dorongan stimulus fiskal saat Donald Trump menjadi presiden.

Di tempat lain, GBP/USD menguat 0,24% ke 1,2471 setelah Kantor Statistik Nasional Inggris melaporkan bahwa penjualan ritel meningkat 1,9% di bulan Oktober, dibandingkan dengan ekspektasi kenaikan 0,4%.

Tahun ke tahun, penjualan ritel naik 7,4% di bulan lalu, mengalahkan ekspektasi kenaikan 5,3%.

Penjualan ritel inti, kecuali penjualan mobil dan bahan bakar, naik 2,0% di bulan Oktober, di atas ekspektasi kenaikan 0,4%.

USD/JPY tetap stabil di 109,10, mundur dari level tertinggi lima bulan Rabu 109,76, sedangkan USD/CHF tergelincir 0,16% ke 1,0003.

Dolar Australia melemah, AUD/USD turun 0,15% di 0,7469, sedangkan NZD/USD menguat 0,35% ke 0,7095.

Biro Statistik Australia, Kamis pagi, mengatakan jumlah orang yang bekerja meningkat 9.800 pada bulan Oktober, mengecewakan harapan untuk kenaikan 20.000.

Laporan ini juga menunjukkan bahwa tingkat pengangguran Australia tetap tidak berubah pada 5,6% di bulan lalu, sesuai dengan harapan.

Sementara itu, USD/CAD tumpah 0,22% diperdagangkan pada 1,3418.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,24% pada 100,14, berbalik rendah dari puncak 14 tahun Rabu di 100,60. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES