PT KONTAK PERKASA FUTURES – Dolar tergelincir lebih rendah terhadap mata uang utama lainnya Jumat (9/9), akibat melemahnya ekspektasi kenaikan suku bunga AS mendatang terus mengurangi permintaan terhadap greenback, dan tiada aksi berarti dari Bank Sentral Eropa mendukung mata uang tunggal, Euro.

EUR/USD naik 0,20% ke 1,1282.

Euro menguat setelah ECB menaikkan proyeksi pertumbuhan 2016 menjadi 1,7% dari 1,6%, tapi sedikit menurunkan proyeksi 2017 dari 1,7% menjadi 1,6% pada hari Kamis.

Di akhir pertemuan kebijakan bank sentral tersebut, Presiden ECB Mario Draghi mengatakan kebijakan moneter saat ini efektif dan perubahan pada proyeksi pertumbuhan bank tidak begitu besar dalam menjamin keputusan untuk bertindak.

Komentar itu muncul setelah bank sentral menetapkan suku bunga acuan pada rekor terendah 0,0%, sejalan dengan ekspektasi pasar.

Draghi menambahkan bahwa suku bunga akan tetap pada tingkat saat ini atau lebih rendah dalam “waktu yang diperpanjang” sehingga pemulihan tidak akan terganggu.

USD/JPY meluncur 0,34% diperdagangkan pada 102,13.

Sentimen greenback tetap rentan setelah data ketenagakerjaan AS yang buruk diterbitkan Jumat lalu merusak harapan kenaikan suku bunga mendatang oleh Federal Reserve.

Investor mengabaikan data pada hari Kamis yang menunjukkan bahwa klaim pengangguran awal AS dalam pekan yang berakhir 3 September menurun 4.000 ke level terendah enam minggu sebesar 259.000 dari total pekan sebelumnya sebesar 263.000. Analis memperkirakan klaim pengangguran naik 2.000 menjadi 265.000 pekan lalu.

GBP/USD naik tipis 0,19% menjadi 1,3321.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,16% pada 94,89. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES