PT KONTAK PERKASA FUTURES – Dolar tergelincir terhadap mata uang utama lainnya pada Selasa sore, karena pasar disiapkan untuk hasil pemilihan presiden AS menentang Hillary Clinton dan Donald Trump.

EUR/USD naik tipis 0,08% menjadi 1,1049.

Pasar gelisah menjelang hasil pemilihan presiden AS, meskipun sentimen tetap mendukung setelah FBI memberitahu Kongres selama akhir pekan bahwa “tidak mengubah kesimpulannya” terhadap server email pribadi yang dikelola oleh Hillary Clinton.

Berita itu memicu ekspektasi bahwa kandidat Partai Demokrat bisa memenangkan pemilihan, Selasa, yang dipandang sebagai sumber lebih stabilitas pasar keuangan.

Di tempat lain, GBP/USD naik 0,15% ke 1,2414.

Badan Kantor Statistik Nasional Inggris Raya melaporkan, Selasa, bahwa produksi manufaktur meningkat 0,6% pada bulan September, lebih baik dari ekspektasi kenaikan sebesar 0,4%.

Namun, produksi industri turun 0,4% pada bulan September, dibandingkan dengan perkiraan kenaikan 0,1%,

USD/JPY tetap stabil di 104,53, sedangkan USD/CHF bertambah 0,16% ke 0,9761.

Menteri Keuangan Jepang Taro Aso mengatakan pada hari Selasa bahwa Tokyo perlu merespons pergerakan pasar mata uang bila hasil pilpres AS menyebabkan lonjakan yang tiba-tiba dalam yen.

Dolar Australia melemah, dengan AUD/USD turun 0,30% di 0,7705, sedangkan NZD/USD tetap di 0,7338.

Data sebelumnya menunjukkan bahwa impor China menurun dengan tingkat tahunan 1,4% di bulan lalu, sedangkan ekspor turun 7,3%.

China merupakan mitra ekspor terbesar Australia dan mitra ekspor terbesar kedua Selandia Baru.

Sementara itu, USD/CAD hampir tidak berubah pada 1,3361.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,10% pada 97,68, mundur dari level tertinggi empat hari Senin 97,89. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES