Dollar Naik Jelang Rilis Data Manufaktur AS & Inflasi Zona EropaDollar menguat menjelang rilis data AS yang diperkirakan oleh para analis akan menunjukkan manufaktur naik pada laju tertingginya sepanjang tahun 2014 ini, menekankan perbedaan ekonomi pada negara tersebut dan zona Eropa.

Euro mendekati level terendahnya dalam 3 bulan terakhir terhadap dollar menjelang rilis data besok yang diprediksi inflasi turun dan tingkat pengangguran mendekati rekornya yang diperkirakan akan memicu ECB (European Central Bank) bertindak. Yen turun ditengah spekulasi bahwa dana pensiun warga Jepang akan meningkatkan pembelian aset luar negeri, sehingga melemahkan mata uang lokal. Dollar Australia turun akibat harga rumah dan ijin bangunan turun.

Dollar naik 0.3% ke level 102.04 yen pukul 1:36 siang waktu Tokyo. Dollar diperdagangkan pada level $1.3629 per euro dari $1.3635 tanggal 30 Mei lalu setelah sebelumnya menyentuh level $1.3586, level tertinggi sejak 13 Februari lalu. Euro naik 0.2% ke level 139.06 yen mengikuti penurunan 2.1% pada Mei lalu.

Sementara di AS, indeks manufaktur dari Institute for Supply Management bulan Mei naik 55.5, level tertingginya sepanjang tahun 2014 ini, dari 54.9 di bulan sebelumnya, menurut perkiraan para ekonom pada survei Bloomberg menjelang rilis data hari ini.

Indeks Spot Dollar Bloomberg naik 0.1% ke level 1,011.85, menuju kenaikan pertamanya dalam 3 hari terakhir.

Artikel: kontakperkasa futures.