Dollar Naik menuju 105 yenNEW YORK, MarketWatch (27/12) – Dollar bergeser menuju 105 yen pada hari Kamis, meskipun secara keseluruhan aksi valuta asing tetap terbatas dengan banyak pasar masih libur.

Klaim mingguan pengangguran AS turun 42.000 ke 338.000, menandai penurunan mingguan terbesar sejak November 2012.

Dollar naik menjadi 104,69 ¥

dari ¥ 104,27 pada Selasa malam, menjelang liburan Natal. Dorongan atas ¥ 105 yang menjadi pertama kalinya mata uang telah ditransaksikan di atas level tersebut sejak 3 Oktober 2008, menurut data FactSet. Saham Jepang memperpanjang tertinggi enam tahun mereka pada hari Kamis seiring Nikkei Stock Average ditutup di atas 16.000.

The Fed mengatakan pekan lalu akan memperlambat laju pembelian obligasinya pada bulan Januari menjadi $ 75 miliar per bulan. Keputusan tersebut menandai awal dari berakhirnya stimulus moneter belum pernah terjadi sebelumnya, yang telah dipahami akan membebani dollar. Pada saat yang sama, banyak para investor mengharapkan Bank of Japan untuk meningkatkan stimulus moneternya pada tahun 2014.

mata uang, dikutip di 80,489 dibandingkan dengan 80,507 Selasa malam. Indeks WSJ Dollar berada di level 73,91 dibandingkan 73,82 pada akhir Selasa.

 Artikel: kontakperkasa futures.