Dollar Tahan Penurunan Jelang Testimoni YellenDollar masih melemah mengikuti penurunan mingguannya terhadap mayoritas mata uang lainnya, menjelang testimoni dari Ketua Federal Reserve Janet Yellen dihadapan parlemen pada pekan ini ditengah spekulasi bahwa bank sentral AS akan mempertahankan tingkat suku bunga mendekati nol.

Dollar AS ditutup flat pada tanggal 2 Mei lalu meskipun rilis data dari pemerintah menunjukkan bahwa para tenaga kerja mendorong daftar gaji di April lalu, yang merupakan kenaikan tajam dalam 2 tahun terakhir dan tingkat pengangguran yang mencatat penurunan. Dollar Australia stagnan menjelang rilis laporan pada hari ini terkait persetujuan pembangunan domestik dan manufaktur China.

Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang memonitor dollar AS terhadap 10 mata uang lainnya berada pada level 1,007.42 pukul 7:16 pagi di Singapura. Pekan lalu dollar AS turun 0.3% ke level 1,007.72.

Dollar berada pada level 102.24 yen dan $1.3874 terhadap euro. Euro dibeli pada level 141.84 yen dari level 141.77. Dollar Australia berada pada level 92.76 U.S. sen dari 92.77.

Sementara itu, pada hari ini Bursa saham Jepang dan London tutup karena hari libur nasional.

Pekan lalu Departemen Tenaga Kerja AS menyatakan bahwa tenaga kerja bulan April naik 288,000, kenaikan tajam sejak Januari 2012 lalu. Tingkat pengangguran turun 6.3%, level terendah sejak September 2008 silam.

 Artikel: kontakperkasa futures.