Dollar Terapresiasi Terhadap Yen, Won, Terkait Keputusan The FedDolar menguat terhadap sebagian besar mata, mencapai level tertingginya terhadap yen sejak runtuhnya Lehman Brothers Holdings Inc, pasca Federal Reserve menaikkan perkiraan untuk suku bunga. Minyak tergelincir sementara saham China melemah di Hong Kong.

Greenback dibeli 108,82 yen pukul 2:33 di Tokyo, terbesar sejak 8 September 2008 lalu, dan meningkat setidaknya sebesar 0,6 persen terhadap mata uang Korea Selatan, Malaysia dan Filipina. Minyak turun untuk hari kedua, sementara emas turun ke level delapan bulan terendahnya dan tembaga jatuh. Obligasi imbal hasil tenor 10-tahun Australia naik delapan basis poin. Indeks Hang Seng China Enterprises Index turun sebesar 1,1 persen. Indeks Standard & Poor 500 berjangka stagnan sementara Indeks FTSE 100 futures naik.

Sementara itu, indeks Indeks Dollar Spot Bloomberg diperdagangkan pada level tertingginya 14-bulan terakhir pasca the Fed meningkat sebesar 25 basis poin estimasi rata-rata untuk tingkat suku bunga acuan pada akhir 2015. The Fed tetap mempertahankan janjinya untuk mempertahankan suku mendekati nol untuk “waktu yang cukup” pasca mengakhiri pembelian obligasi. Bank sentral China (PBOC) memangkas tingkat bunga program pembelian kembali setelah data hari ini menunjukkan harga rumah baru turun di 68 dari 70 kota di China pada bulan Agustus kemarin dari bulan sebelumnya. Malaysia akan memberikan keputusannya mengenai suku bunga hari ini, sementara warga Skotlandia akan memberikan suaranya terkait pemisahan diri dari Inggris.

Artikel: kontakperkasa futures.