ECB Janji Pangkas Suku Bunga, Dolar ReboundMata uang dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat seiring dengan positifnya pergerakan saham yang ditutup pada rekor tertinggi. Penguatan dolar terjadi seiring data lapangan pekerjaan yang meningkat.

Melansir Reuters, Sabtu (7/6/2014), menguatnya dolar juga didukung oleh keputusan Bank Central Eropa (ECB) yang berjanji akan melawan risiko deflasi. Di Eropa pasar bertaruh bahwa bank-bank di zona Euro yang paling diuntungkan dari langkah yang diambil ECB tersebut.

Sementara itu, laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS merilis bahwa jumlah lapangan kerja pada periode Mei meningkat 217 ribu. Tingkat pengangguran stabil di 6,3 persen.

Dolar AS rebound setelah data pekerjaan AS meninggalkan beberapa peluang Federal Reserve akan menyimpang dari jalurnya menghapus akomodasi moneter dari penguatan ekonomi.

Euro bergerak fluktuatif namun kemudian naik sebentar ke level tertinggi di level 1.3677. Kini kembali ke level USD1,3641 atau turun 0,12 persen.

Artikel: kontakperkasa futures.