PT KONTAK PERKASA FUTURES – Emas beranjak naik di sesi Asia dengan investor tetap memantau cermat pergerakan bank sentral Inggris Raya yang dijadwalkan mengumumkan langkah terbaru hari ini dan pertanyaan seputar apakah Bank of Japan dapat mengambil langkah-langkah pelonggaran baru.

Di divisi Comex Bursa Perdagangan New York, emas untuk pengiriman Agustus naik 0,22% menjadi $1,346.55 per troy ounce.

Perak untuk pengiriman September naik 0,39% ke $20,492 per troy ounce, sementara tembaga berjangka untuk pengiriman September turun 0,04% menjadi $2,236 per pon.

Semalam, emas naik sedang, di tengah dolar yang lebih lembut, dengan Pound terus reli dari level terendah 31 tahun dan Yen jatuh menyentuh salah satu dari dua hari kemunduran terburuknya tahun ini akibat kemenangan partai Shinzo Abe dalam pemilihan parlemen akhir pekan lalu.

Di Inggris, mantan Menteri Dalam Negeri Theresa May dikukuhkan sebagai perdana menteri wanita Inggris kedua dan ke 54 dalam sejarah, setelah David Cameron resmi mengundurkan diri dari posisi PM Rabu kemarin. Meskipun tidak jelas apakah penunjukan May akan meningkatkan peluang Inggris Raya untuk mendapatkan akses ke pasar tunggal Uni Eropa, langkah itu membantu meredakan sentimen investor terhadap kekuatan ekonomi Inggris untuk saat ini. Ketika Cameron mengumumkan niatnya untuk mundur pada akhir Juni, ia mengirim indikasi bahwa ia bisa tetap berada di posisinya hingga awal September, berpotensi mengulur setiap perkembangan yang berarti dalam pembahasan antara pejabat Inggris Raya dan Uni Eropa.

Pada konferensi pers di luar Downing Street 10, May berjanji bahwa Inggris Raya akan menempa peran berani baru mengikuti keputusan dari pemilih untuk meninggalkan Uni Eropa.

“Bersama-sama kita akan membangun Inggris yang lebih baik,” kata May.

Di tempat lain, para investor mengolah laporan bahwa Jepang dapat mengadopsi kebijakan moneter “helikopter” setelah pertemuan mantan ketua Federal Reserve AS Ben Bernanke dengan Abe, Selasa di Tokyo. Konsep uang helikopter melibatkan pencetakan uang skala besar oleh bank sentral yang didistribusikan kepada masyarakat sebagai cara untuk membantu merangsang ekonomi. Abe meluncurkan reformasi pembersihan setelah Partai Demokrat Liberal-nya (LDP) menang dalam pemilihan majelis tinggi selama akhir pekan, yang mencakup rencana stimulus ¥10 triliun ($98 miliar).

Selain itu, pemerintah Jepang menurunkan perkiraan inflasi konsumen tahunan Maret 2017 dari 1,2 menjadi 0,4% pada hari Rabu. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES