Emas Diperdagangkan Di Bawah $ 1.300 Per Ons, Euro MelemahEmas diperdagangkan di bawah Level $ 1.300 per ons karena investor mengkaji mengenai pemilihan presiden Ukraina akan meredam ketegangan dengan Rusia serta pelamahn euro terhadap dolar, mengurangi daya tarik komoditas.

Bullion untuk pengiriman segera berada di level $ 1,292.72 per ons pada pukul 8:53 pagi di Singapura dari level $ 1,292.91 kemarin, menurut harga Bloomberg. Emas telah naik sebanyak 7,6% tahun ini terkait gejolak antara Ukraina dan Rusia.

Sementara itu Presiden Ukraina terpilih Petro Poroshenko berjanji untuk meningkatkan operasi untuk mengendalikan para separatis di timur negara tersebut, karena ketegangan terus berlanjut setelah pemilihan akhir pekan ini. Emas stagnan bulan ini karena euro melemah 1,4% terhadap dolar, mencapai level terendah tiga bulan kemarin, seiring Presiden ECB (European Central Bank) Mario Draghi mengisyaratkan para otoritas siap untuk menambah stimulus pada bulan Juni. Denominasi dolar emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya ketika greenback menguat.

Emas untuk pengiriman Agustus diperdagangkan pada level $ 1,292.70 per ons di New York Comex dari level $ 1,291.90 pada 23 Mei lalu. Pasar AS ditutup kemarin untuk libur Memorial Day dan transaksi akan dibukukan hari ini untuk tujuan penyelesaian.

Perak untuk pengiriman segera diperdagangkan pada level $ 19,445 per ons dari level $ 19,4351 kemarin.

Platinum menguat 0,2% ke level $ 1,479.31 per ons setelah naik ke level $ 1,496.38 pada 22 Mei bulan ini, level tertinggi sejak September lalu. Palladium flat pada posisi $ 833 per ons setelah mencapai level $ 839 pada tanggal 22 Mei, yang tertinggi sejak Agustus 2011 silam. Logam mulia menuju gain bulan keempatnya dalam reli terpanjang sejak Januari 2011 silam.

Artikel: kontakperkasa futures.