PT KONTAK PERKASA FUTURES  – Dolar yang menguat menekan harga emas hingga jatuh pada hari Selasa, dan logam mulia itu ditutup lebih rendah pada $1.132,60 per troy ons.

Emas turun 0,88%, atau $10,00 per ons.

Dolar diperdagangkan mendekati harga tertinggi 14 tahun setelah Pimpinan Federal Reserve Bank AS Janet Yellen menegaskan bahwa ia mengharapkan laju tingkat suku bunga AS yang meningkat lebih cepat di tahun depan daripada yang telah diharapkan oleh investor.

Suku bunga yang lebih tinggi di AS dapat berarti keuntungan tambahan bagi greenback, yang membuat komoditas berdenominasi dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya ketika naik.

Para analis mengatakan penguatan ekonomi AS dan global, serta meningkatnya dolar, dan kenaikan pasar saham dan obligasi, bergabung untuk menjatuhkan nilai emas.

Juga hal yang menyeret harga emas turun dipengaruhi permintaan fisik yang lemah di India, di mana permintaan ritel telah menurun akibat langkah pemerintah negara itu untuk menghilangkan tingginya nilai uang kertas.

Rilis anggaran pemerintah India pada awal tahun depan akan menjadi faktor yang harus dipantau sebagai indikator ke arah mana emas bergerak, kata analis. Pertanyaannya tetap tentang apakah India akan melanjutkan kebijakan sekarang terhadap emas.

Juga pada hari Selasa, harga platinum dan paladium turun.

Harga perak juga menurun. (hnm) –  PT KONTAK PERKASA FUTURES