Emas Gelar Penguatan Terkait Meningkatnya Tensi Geopolitik KontakPerkasa Futures, Emas melanjutkan keuntungan semalam, pada hari ini dolar melemah dan ketegangan pasca Turki menembak jatuh sebuah pesawat tempur Rusia, tetapi logam tidak terlalu jauh dari level terendahnya dalam enam tahun terakhir di tengah kekhawatiran Federal Reserve akan menaikkan suku bunga AS pada bulan depan.

Spot emas naik tipis 0,1 persen ke level $1,076.16 per ons pukul 07:34 waktu Singapura, menyusul kenaikan sebesar 0,6 persen pada Selasa. Emas AS juga telah mendapatkan dorongan hampir 1 persen pada sesi sebelumnya.

Bullion mengambil manfaat dari permintaan safe haven pasca Turki menembak jatuh sebuah pesawat tempur Rusia di dekat perbatasan Suriah pada hari Selasa, mengatakan jet tersebut telah melanggar ruang udara, di salah satu bentrokan terbuka paling serius antara negara anggota NATO dan Rusia selama dalam setengah abad terakhir.

Presiden AS Barack Obama dan Presiden Prancis Francois Hollande, pertemuan di Washington, mendesak terhadap eskalasi, sementara Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan aliansi militer berdiri dalam solidaritas dengan Turki. Ketegangan cukup menekan ekuitas dan dolar, sementara meningkatkan safe haven yen, emas dan surat hutang pemerintah. Penguatan hari selasa harus menyediakan bantuan jangka pendek untuk harga emas, yang pekan lalu telah jatuh ke level $1,064.95, terendah sejak Februari 2010 lalu. (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.