Emas Melemah di London Terkait Proyeksi Kenaikan Suku Bunga oleh The FedEmas jatuh di London seiring ekspektasi kenaikan tingkat suku bunga AS yang lebih tinggi dan penguatan dolar membatasi permintaan aset save haven di tengah ketegangan di Ukraina dan Gaza.

Dolar berada mendekati level empat pekan tertingginya terhadap sekeranjang 10 mata uang utama sebelum rilis data yang mungkin menunjukkan hari ini bahwa tingkat inflasi AS yang berada di laju tercepat sejak Oktober 2012 lalu, mendukung kasus untuk Federal Reserve untuk mengetatkan kebijakan moneternya. Emas turun sebesar 28 persen tahun lalu karena ekspektasi bank sentral yang akan memangkas stimulus karena membaiknya ekonomi.

Kerusuhan di Timur Tengah dan Ukraina membantu harga emas rebound sebesar 8,7 persen tahun ini. AS dan para pemimpin Eropa menekan pesan mereka bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin beresiko mengisolasi dirinya di panggung dunia pasca sebuah jet penumpang Malaysia telah jatuh lebih dari Ukraina dengan rudal diyakini disediakan oleh negaranya. Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengadakan pembicaraan dengan para pejabat Mesir untuk menyusun gencatan senjata untuk mengakhiri pertempuran Jalur Gaza seiring konflik memasuki pekan ketiga.

Emas untuk pengiriman segera turun sebesar 0,5 persen ke level $1,306.35 per ons pukul 9:40 di London, menurut harga generik Bloomberg. Emas telah merosot dari level $1,345.17 pada tanggal 10 Juli lalu, level tertinggi sejak 19 Maret. Emas untuk pengiriman Desember turun sebesar 0,5 persen ke level $1,308.40 di Comex New York.

Artikel: kontakperkasa futures.