Emas Memperpanjang Penurunannya 3-Pekan Terkait Ketegangan Timur TengahEmas memperpanjang penurunannya pada tiga pekan terakhir terkait investor menimbang ketegangan di Timur Tengah dan Ukraina, sementara aset dalam produk yang diperdagangkan di bursa terbesar menutup kontraksi pekan terbesarnya dalam tiga bulan terakhir.

Emas untuk pengiriman segera turun sebesar 0,3 persen ke level $ 1,305.28 per ons, dan ditransaksikan di level $ 1,306.65 pukul 11:39 di Singapura, menurut harga generik Bloomberg. Logam naik pada hari jumat kemarin ke level $ 1,322.76, level tertinggi sejak 18 Juli lalu, terkait Presiden AS Barack Obama meresmikan serangan udara di Irak, kemudian menghapus keuntungan untuk mengakhiri sebesar 0,2 persen lebih rendah terkait ekuitas AS reli.

Bullion naik sebesar 1,2 persen pada pekan lalu, mengakhiri tiga pekan kerugian terpanjangnya sejak September lalu, terkait kerusuhan yang meningkat di Timur Tengah dan Ukraina. Israel dan militan Jalur Gaza mulai mengamati gencatan senjata. Mesir yang akan menengahi, sementara militer Ukraina menolak tawaran pemberontak pro-Rusia ‘dari gencatan senjata dan meminta mereka menyerah.

Holdings di SPDR Gold Trust turun sebesar 0,2 persen ke level 795,86 metrik ton pada hari jumat kemarin. Untuk minggu ini, kepemilikan kontran sebesar 0,8 persen, terbesar sejak periode kemarin sampai 2 Mei nanti, dan turun di mana mereka berakhir pada tahun lalu.

Emas untuk pengiriman Desember turun sebesar 0,4 persen ke level $ 1,306.40 per ons di Comex New York, sebelum ditransaksikan di level $ 1,307.80.

Perak untuk pengiriman segera ditransaksikan di level $ 19,8841 per ons dari level $ 19,8951. Spot platinum turun sebesar 0,1 persen ke level $ 1,473.25 per ounce, sedangkan paladium stagnan di level $ 860,55 per ons.

Artikel: kontakperkasa futures.