Emas Menuju Kenaikan Mingguannya KontakPerkasa Futures, Emas menuju kenaikan mingguan pertamanya dalam sebulan terakhir karena keputusan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk walkout dari pembicaraan dengan Yunani terkait bantuan keuangan melebihi prospek kenaikan suku bunga AS.

Bullion untuk pengiriman segera ditransaksikan pada level $1,182.27 per ons pukul 9:09 di Singapura dari level $1,182.01 pada hari Kamis, emas turun 0,3 persen, menurut harga generik Bloomberg. Emas bersiap catat kenaikan sebesar 0,9 persen pekan ini, kenaikan mingguan pertama sejak periode yang berakhir 15 Mei lalu.

IMF mengatakan timnya telah meninggalkan Brussels setelah gagal membuat kemajuan terkait kesepakatan hutang yang diperlukan untuk membantu Yunani menghindari default. Presiden Uni Eropa Donald Tusk tidak lagi pada posisi netral sebagai broker kompromi Uni Eropa, serta mengatakan Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras untuk menghentikan manuver dan memutuskan apakah akan menerima kondisi pada bantuan keuangan. Kebuntuan ini telah memicu kekhawatiran bahwa Yunani akan keluar dari zona euro, meningkatkan daya tarik emas.

Emas telah turun sekitar 10 persen dari level tertingginya tahun ini pada bulan Januari lalu di tengah spekulasi Federal Reserve AS akan menaikkan biaya pinjaman untuk pertama kalinya sejak tahun 2006 lalu karena membaiknya perekonomian. Suku bunga yang lebih tinggi mendorong investor untuk beralih ke aset yang membayar bunga, membatasi daya tarik logam.

Laporan pada hari Kamis menunjukkan penjualan ritel di AS meningkat 1,2 persen bulan lalu dan klaim pengangguran berada di bawah 300.000 selama 14 pekan berturut-turut.

Emas untuk pengiriman Agustus naik sebesar 0,1 persen ke level $1,181.40 per ons di Comex, naik 1,1 persen pekan ini. (hnm)

 

Artikel: kontakperkasa futures.