Emas mundur ke Level 16-Pekan Terendah disertai Kajian UkrainaEmas jatuh ke level terendah dalam 16 pekan terakhir seiring kajian investor terhadap apakah konflik diantara Russia dan Ukraina sudah berkurang dan juga setelah melemahnya mata uang euro, mengurangi daya tarik logam kuning tersebut.

Bullion untuk pengiriman segera telah turun for 0.2% ke level $1,255.76 per ons, yang terendah sejak 6 Feb. dan diperdagangkan dilevel $1,257.82 pada 11:27 pagi di Singapura, berdasarkan pemberian harga secara umum oleh Bloomberg.

Emas turun untuk hari ketiga seiring Presiden Russia Vladimir Putin menunjukkan kemauan untuk bekerjasama dengan kepemimpinan baru dari pihak Ukraine.

Tahun ini emas naik 4.7% sebagian disebabkan oleh gejolak konflik di Ukraina. Sementara index RSI (relative-strength index) 14 hari, kamis ini telah terjatuh ke level 30.1, level yang menunjukkan sebuah potensi rebound bagi beberapa analis yang mempelajari grafik tekhnikal.

Bulan ini emas jatuh 2.6% seiring dengan pelemahanmata uang euro sebesar 1.9% versus dollar, mencapai level terendah selama lebih dari tiga bulan terakhir hingga kemarin, pada ekspektasi bahwa pihak ECB (European Central Bank) akan menambahkan stimulus dibulan Juni nanti.

Bullion yang berdenominasi dollar A.S telah menjadi jauh lebih mahal bagi para pemilik mata uang lainnya ketika terjadi penguatan greenback.

Emas untuk pengiriman Agustus jatuh sebanyak 0.3% ke level $1,255.80 per ons pada bursa Comex New York, merupakan yang terendah untuk kontrak teraktif sejak 7 Feb.

Artikel: kontakperkasa futures.