Emas raih gain terkait pelemahan dolar Investor berfokus data tenaga kerja AS KontakPerkasa Futures, Emas berada di level yang sedikit lebih tinggi pada hari Kamis menyusul pelemahan dolar yang kembali menyentuh level dua minggu terendah terhadap yen dan investor menunggu data tenaga kerja AS untuk menilai apakah data tersebut akan meningkatkan prospek kenaikan suku bunga lebih awal oleh Federal Reserve.

Investor sedang menunggu laporan kerja swasta ADP AS untuk bulan Mei yang akan dirilis hari ini dan, yang terpenting, data dari non-farm payrolls pada hari Jumat. Pembacaan yang solid bisa meningkatkan harapan untuk pergerakan suku bunga secepatnya oada pertemuan kebijakan 14-15 Juni Fed nanti.

Spot emas menguat 0,3 persen ke level $ 1,215.41 per ounce 09:34 pagi pada waktu Greenwich. Emas AS juga naik 0,3 persen ke level $ 1.218.

Bullion telah berubah menjadi negatif pada hari Rabu setelah data menunjukkan aktivitas manufaktur AS naik untuk bulan ketiga berturut-turut pada bulan Mei.

Dolar turun 0,3 persen terhadap sekeranjang enam mata uang utama, membuat emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang asing.

Bullion terpukul setelah isi dari laporan terbaru pertemuan Fed AS yang dirilis pada Mei, dan komentar dari pejabat bank sentral utama, termasuk Ketua Janet Yellen, yang mendorong ekspektasi untuk kenaikan suku AS dalam waktu dekat.

Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya kesempatan kepemilikan emas, sementara menguatkan dolar.

Pasar juga berfokus pada pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB), pada hari ini untuk melihat apakah ECB akan meningkatkan perkiraan pertumbuhan dan inflasi.

Holdings di SPDR Gold Trust, naik 0,24 persen menjadi 870,74 ton pada hari Rabu, yang merupakan posisi tertinggi sejak November 2013. (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.