Emas Turun Setelah Investor Menimbang Data Ekonomi ASEmas turun untuk pertama kali dalam minggu ini di London terkait kekhawatiran bahwa reli harga ke level tertinggi dua bulan membatasi pembelian fisik dan investor menimbang outlook perekonomian AS.

Dolar turun ke posisi terendah lima minggu terhadap 10 mata uang utama kemarin setelah data menunjukkan perekonomian AS turun pada kuartal pertama yang melebihi perkiraan analis. Laporan lainnya menunjukkan pesanan usaha naik di bulan Mei. Dengan emas mendekati dua bulan tertinggi, permintaan fisik masih kurang, menurut Australia & New Zealand Banking Group Ltd.

Sementara itu, para pembuat kebijakan The Fed mengatakan perekonomian AS meningkat dan stimulus moneter dikurangi, emas siap untuk gain kuartalan back-to-back untuk pertama kalinya sejak 2011 seiring meningkatnya ketegangan di Irak dan Ukraina yang memicu permintaan logam sebagai safe haven. Kemarin, Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki menolak untuk meletakkan kekuasaannya dan memungkinkan pembentukan pemerintah penyelamatan nasional untuk melawan militan yang mencoba memecah belah negara tersebut.

Emas untuk pengiriman segera turun 0.6 persen ke $ 1,311.65 per ons pada pukul 9:24 pagi di London, menurut Bloomberg generic pricing. Logam tersebut menyentuh level $ 1,325.95 pada 24 Juni, yang merupakan level tertinggi sejak 15 April yang lalu, rebound dari terendah empat bulan di level $ 1,240.73 pada 3 Juni. Emas untuk pengiriman Agustus anjlok 0.8 persen ke $ 1,312.60 di Comex New York.

Artikel: kontakperkasa futures.