PT KONTAK PERKASA FUTURES – Euro sedikit menaik terhadap dolar AS pada hari Kamis, memantul dari level terendah 20 bulan setelah data menunjukkan bahwa iklim bisnis Jerman tetap solid pada bulan November, meskipun dukungan berlanjut terhadap greenback membatasi keuntungan mata uang tunggal itu.

EUR/USD berkurang 1,0518, level terendah Maret 2015, untuk menyentuh 1,0576 pada awal perdagangan Eropa, naik 0,21%.

Pasangan ini cenderung temukan support di 1,0518, sesi terrendah dan resistance pada 1,0647, tertinggi, Rabu.

Ifo institute mengatakan indeks iklim bisnis turun ke 110.4 di bulan ini dari 110,5 pada bulan Oktober, namun masih kuat. Para ekonom mengharapkan pembacaan 110,5.

Kenaikan euro diperkirakan akan tetap terbatas, namun, greenback masih terdukung oleh harapan bahwa rencana Presiden terpilih Donald Trump meningkatkan belanja fiskal dan memotong pajak akan memacu pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Pertumbuhan yang lebih cepat akan memicu inflasi, yang pada gilirannya akan mendorong the Fed untuk mengetatkan kebijakan moneter ke tingkat yang lebih cepat daripada perkiraan sebelumnya.

Dolar AS juga telah didorong oleh spekulasi bahwa bank sentral AS hampir pasti akan menaikkan suku bunga di bulan depan.

Ketua Fed Janet Yellen, Kamis menegaskan bahwa kenaikan suku bunga “juga bisa menjadi tepat relatif dengan segera.”

Euro juga menguat terhadap pound, dengan EUR/GBP bertambah 0,12% menjadi 0,8498. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES