PT KONTAK PERKASA FUTURES – Euro pangkas keuntungan terhadap dolar AS, Selasa, setelah rilis sektor jasa manufaktur dan data aktivitas zona euro bervariasi, meskipun sentimen greenback masih rapuh jelang pidato Ketua Federal Reserve Janet Yellen, Jumat ini.

EUR/USD ditarik kembali dari 1,1355, sesi tertinggi, untuk menyentuh 1,1334 pada awal perdagangan Eropa, masih naik 0,12%.

Pasangan ini cenderung temukan support di 1,1268, Senin terendah dan resistance 1,1367, tertinggi 18 Agustus dan hampir dua bulan.

Sebelumnya Selasa, kelompok riset Markit mengatakan indeks manajer pembelian manufaktur Jerman naik menjadi 53,6 pada bulan Agustus dari 53,8 bulan sebelumnya, mengalahkan ekspektasi pelemahan 53,5.

PMI jasa Jerman merosot ke 53,3 bulan ini dari 54,4 pada bulan Juli, dibandingkan dengan ekspektasi tidak berubah.

Markit juga mengatakan bahwa PMI manufaktur Perancis berdetak turun menjadi 48,5 pada bulan Agustus dari 48,6 bulan lalu, dibandingkan dengan ekspektasi kenaikan ke 48,8.

PMI jasa Prancis naik menjadi 52,0 bulan ini dari 50,5 pada bulan Juli, mengalahkan ekspektasi tidak berubah.

Untuk seluruh zona euro, PMI komposit, yang mengukur produksi gabungan dari kedua sektor manufaktur dan jasa menguat hingga 53,3 pada bulan Agustus dari 53,2 pada bulan Juli, dibandingkan dengan ekspektasi penurunan 53,1.

Sementara itu, greenback berada di bawah tekanan setelah investor menjadi lebih berhati-hati jelang pidato Ketua Federal Reserve Janet Yellen Jumat ini.

Pelaku pasar berharap Yellen akan memberikan indikasi lebih lanjut tentang waktu kenaikan suku bunga di masa depan.

Dolar AS bergerak menguat setelah Presiden Federal Reserve San Francisco John Williams di akhir pekan lalu mengisyaratkan dukungan kenaikan suku bunga bulan September.

Euro melemah terhadap pound, dengan EUR/GBP berkurang 0,26% ke 0,8596.  (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES