Evra Hengkang dari MU karena Masalah PribadiTurin – Patrice Evra memutuskan pergi dari Manchester United meski telah menandatangani perpanjangan kontrak selama satu tahun. Belakangan dia menungkapkan, keputusannya hengkang karena ada masalah pribadi.

Evra meninggalkan United setelah berkarier selama delapan tahun di klub tersebut. Sepanjang kariernya, Evra memenangi lima gelar Premier League, tiga Piala Liga Inggris, satu trofi Liga Champions, dan karena kualitas kepemimpinannya dijadikan Sir Alex Ferguson sebagai kapten pada sejumlah laga.

Dia kemudian mendapatkan perpanjangan kontrak selama satu musim pada musim kemarin. Namun, rumor yang menyebut bahwa dirinya terlibat cekcok dengan manajer United saat itu, David Moyes, berhembus. Meski Moyes akhirnya dipecat, Evra pada akhirnya tetap memutuskan hengkang.

Juventus kemudian mendatangkannya dengan nilai transfer 1,2 juta poindsterling dan Evra mengaku senang bisa bergabung dengan Juventus.

“Saya meninggalkan Manchester karena masalah pribadi dan satu-satunya tim yang saya inginkan adalah Juventus,” ujar Evra seperti dilansir Sky Sports.

“Juventus adalah klub yang memiliki sejarah dan punya target besar. (Mantan pelatih Juve, Antonio) Conte menelepon saya beberapa kali untuk meyakinkan saya, dan sekarang saya ada di Juventus dan saya senang.”

“Di sini artinya saya bisa melanjutkan karier di klub besar. Saya tidak melihat perbedaan jika dibandingkan dengan United,” kata Evra.

Di Juventus, Evra bertemu lagi dengan Carlos Tevez, yang merupakan teman baiknya kala masih bermain untuk United. Menurut Evra, Tevez banyak membantunya beradaptasi.

“Tevez? Saya melihatnya lebih dewasa sekarang, lebih terlihat seperti team player. Dia seperti singa dan dia amat membantu saya di sini.” (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.