PT KONTAK PERKASA FUTURES – Pound bergerak menguat terhadap dolar AS pada hari Rabu, setelah rilis data tenaga kerja Inggris Raya dirilis positif, meskipun kekhawatiran konsekuensi Brexit terhadap perekonomian Inggris Raya terus membebani.

GBP/USD menyentuh 1,3131 pada sesi awal perdagangan Eropa, sesi tertingginya.

GU cenderung menemukan support di 1,2968, terendah 12 Juli dan resistance 1,3313, tertinggi 18 Juli.

Kantor Statistik Nasional mengatakan tingkat pengangguran turun ke 4,9% dalam tiga bulan hingga bulan Mei dari bacaan April sebesar 5.0%, dibandingkan dengan ekspektasi untuk tidak berubah.

Jumlah klaim naik 400 pada bulan Juni, dibandingkan dengan ekspektasi untuk kenaikan 3.500 orang, dan mengikuti kenaikan 12.200 sebulan sebelumnya.

Sementara itu, indeks rata-rata pendapatan, termasuk bonus, naik 2,3% dalam tiga bulan hingga bulan Mei, sejalan dengan perkiraan dan meningkat 2,0% dalam tiga bulan hingga April.

Tidak termasuk bonus, upah naik 2,2%, di bawah perkiraan untuk peningkatan 2,3% dan menyusul kenaikan 2,2% dalam tiga bulan hingga April.

Tapi investor tetap berhati-hati setelah Dana Moneter Internasional merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2016 menjadi 3,1%, dari sebelumnya 3,2%, meskipun mengharapkan rebound ke 3,4% pada tahun 2017.

IMF memangkas proyeksi pertumbuhan Inggris Raya menjadi 1,7% dari sebelumnya 1,9% untuk tahun ini dan memangkas pertumbuhan ekonomi global tahun 2017 menjadi 1,3% dari estimasi 2,2% di bulan April akibat Brexit.

Sterling juga menguat terhadap euro, dengan EUR/GBP meluncur 0,33% ke 0,8379. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES