PT KONTAK PERKASA FUTURES – Kiwi sedikit melemah di sesi Asia pada hari Rabu setelah defisit transaksi berjalan lebih besar dari yang diharapkan pada hari denga data regional yang sedikit dan fokus pada pertemuan dewan bank sentral AS dan Jepang di pekan depan.

Transaksi berjalan Selandia Baru kuartal datang mengalami defisit NZ$945 juta kuartal-ke-kuartal, dibandingkan dengan NZ$410 juta terlihat, dan 7,38 miliar gap tahun-ke-tahun dibandingkan dengan NZ$6,74 miliar yang diharapkan, menyentuh 2,90% dari PDB terhadap 2,70% terlihat. Defisit itu lebih lebar dari yang diharapkan terutama akibat jasa Surplus jatuh setelah warga Selandia Baru bepergian ke luar negeri yang menghabiskan rekor NZ$1,4 miliar.

NZD/USD diperdagangkan pada 0,7248, turun 0,06% setelah data. AUD/USD diperdagangkan di 0,7467, naik 0,03%, sedangkan USD/JPY berpindah ke 102,52, turun 0,06%.

Selanjutnya, Australia melaporkan sentimen konsumen Westpac bulan September dengan kenaikan 1,0% terlihat.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, terakhir dikutip pada 95,54.

Semalam, dolar meraih keuntungan terhadap mata uang utama lainnya dalam perdagangan yang tenang pada hari Selasa, setelah greenback pulih dari komentar seorang pejabat Federal Reserve pada hari Senin yang memicu ketidakpastian baru atas waktu kenaikan suku bunga AS di masa depan. Pasar menghargai kesempatan 15% dari kenaikan suku bunga pada pertemuan Fed 20-21 September, menurut Perangkat Pemantau Suku Bunga.

Dolar awalnya berada di bawah tekanan setelah Gubernur Fed Lael Brainard memperingatkan pertentangan kenaikan suku bunga yang terlalu cepat.

Dalam pidato pada hari Senin, Brainard mengatakan kemajuan ekonomi AS terus berlanjut, tetapi Fed akan lebih bijaksana untuk terus menjaga pelonggaran kebijakan.

Komentar itu muncul setelah Presiden Fed Boston Eric Rosengren mengatakan Jumat bahwa suku bunga yang rendah meningkatkan kesempatan “overheating” ekonomi AS. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES