Gagal Dapat Poin di Monako, Rio Juara di Austria KontakPerkasa Futures, Pebalap Indonesia yang berlaga di GP2, Rio Haryanto, bangkit dari hasil mengecewakan di seri Monako dengan sempurna. Rio naik podium tertinggi di sprint race seri Austria.

Di seri ketiga di Monako bulan Mei lalu, Rio yang start dari urutan ke-23 hanya finis di posisi ke-16 di feature race. Sementara di sprint race, pebalap berusia 22 tahun itu harus mengakhiri balapan lebih awal. Alhasil, tidak ada poin yang didapat Rio dari seri yang terkenal dengan sirkuit jalanannya itu.

Tapi Rio tampil bagus di seri Austria akhir pekan ini. Start dari urutan kelima, Rio kemudian finis di posisi ketujuh di feature race. Berkat hasil tersebut, dia pun berhak memulai sprint race dari posisi kedua.

Di sprint race, Minggu (21/6/2015), Rio langsung menyodok ke posisi pertama setelah menyalip Nick Yelloly sebelum tikungan pertama. Meski sayap depan kanan mobilnya rusak karena bersenggolan dengan Artem Markelov dan mendapat tekanan hebat dari sang pemimpin klasemen, Stoffel Vandoorne, Rio mampu mempertahankan posisinya hingga balapan tuntas dan menjadi pebalap pertama yang menyentuh garis finis.

“Ya, Monako rumit. Kami mengalami situasi menit terakhir. Saya memakai ban slick di kualifikasi dan hujan mulai turun ketika saya keluar dari pitlane,” ujar Rio soal balapannya di seri Monako seperti dikutip di situs resmi GP2.

“Hujan makin deras dan saya harus masuk pit untuk ban basah. Saya pikir saya kehilangan dua atau tiga lap di sana. Saya kesulitan untuk menyesuaikan temperatur ke ban,” lanjut pebalap Campos Racing itu.

“Untuk feature race, saya start dari grid belakang dan saya tidak bisa melakukan banyak hal selama balapan karena ini adalah Monako. Sangat sulit untuk menyalip. Jadi kembali ke podium hari ini benar-benar menyenangkan,” imbuhnya.

 

Balapan seri kelima akan digelar di Sirkuit Silverstone, Inggris, pada 4-5 Juli mendatang. Dengan kemenangan ini serta pengalaman finis kedua di balapan dua tahun lalu, Rio optimistis bisa mendapat poin lagi.

“Silverstone adalah salah satu trek paling sulit untuk ban. Saya finis kedua dua tahun lalu di sprint race jadi saya menantikannya. Saya pikir kami punya peluang untuk meraih poin di sana,” katanya optimistis.

Kemenangan di Austria menjadi yang kedua untuk Rio di GP2 musim ini setelah tampil sebagai juara di sprint race seri Bahrain. Rio kini duduk di posisi ketiga klasemen pebalap dengan 70 poin. (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.