Sergei LitvinovSolo – Segala hal dilakukan Sergei Litvinov demi menyambung hidup. Ketika gaji dari klub tak kunjung turun, dia rela berjualan jus di warung temannya dengan hanya diupah makan.

Sekitar sebulan yang lalu, kasus penunggakan gaji eks pemain PSLS Lhokseumawe tersebut menguak. Litvinov belum menerima gaji selama enam bulan sejak Juli 2013. Ketika itu klubnya, yang sekarang bermain di Divisi 1 PT Liga Indonesia, bermain di kompetisi Indonesia Premier League (IPL).

Sergei pun telah berusaha meminta haknya kepada klubnya itu. Tetapi hingga ini, tidak ada kabar berita sama sekali dari pihak klub. Dia juga mengaku sempat mendapatkan tanggapan positif dari PSSI yang menyatakan akan membantunya.

Akan tetapi, lagi-lagi dia harus menelan kekecewaan lantaran kasusnya sampai sekarang belum ditindaklanjuti.

“Waktu itu PSSI sempat menghubungi saya, katanya mau bantu. Tapi sampai sekarang tidak ada berita sama sekali. Mungkin mereka lupa, atau tidak mau mengurus kasus saya ini. Saya sangat kecewa karena tidak ada yang peduli dengan nasib saya,” ungkap Sergei, Senin (9/6).

Namun di tengah keadaan yang cukup memperhatinkan itu, beruntung Sergei masih memiliki teman-teman yang sangat baik akan nasibnya. Sempat menjadi foto model pemotretan, pemain asal Rusia itu kini diajak rekannya untuk membantu berjualan jus buah di sebuah warung kecil di Solo, Jawa Tengah.

Tak ada gaji sepeser pun yang diterima dari menjual jus buah tersebut, dia hanya diberikan makan gratis oleh teman yang merupakan pemilik warung jus buah itu.

“Sekarang saya jualan jus buah. Bantu teman karena dia sudah baik. Saya tidak diupah uang sama sekali. Karena saya tidak mau. Dia hanya kasih makan gratis. Karena tahu, saya tidak punya uang. Yang penting itu bisa makan,” tambah dia.

Berbagai jenis kerja serabutan rela Sergei lakukan demi mendapatkan uang atau cuma sekedar dapat makan gratis. Namun dia tetap berharap klubnya mau melunasi gajinya itu. Sebab, dia ingin sekali pulang ke kampung halamannya.

“Saya cuma ingin pulang berkumpul dengan istri dan anak saya, Itu saja, tidak ada yang lain. Saya sudah menghubungi klub. Tapi jawabannya sama saja, mereka bilang sabar uangnya sedang diproses. Tapi, sampai sekarang tidak ada.”

Sebelumnya, PT Liga Indonesia Indonesia menyatakan bakal mencoba menanyakan kasus ini kepada pihak klub. Mereka juga menyebut bahwa masalah penunggakan gaji yang dilakukan PSLS tidak diketahui sama sekali sehingga klubnya tetap dinyatakan lolos verifikasi.

Artikel: kontakperkasa futures.