Gerrard Gelisah Membayangkan Perpisahannya dengan Publik Anfield KontakPerkasa Futures, Steven Gerrard akan segera menjalani laga terakhirnya di Anfield. Memikirkan momen perpisahan dengan publik Anfield sudah membuat Gerrard merasa resah.

Gerrard tidak akan lagi menjadi pemain Liverpool di akhir musim ini. Setelah musim ini tuntas, gelandang berusia 34 tahun itu akan hijrah ke LA Galaxy.

Pertandingan melawan Crystal Palace di Anfield, Sabtu (16/5/2015) akhir pekan ini akan menjadi penampilan terakhir Gerrard di kandang Liverpool. Gerrard berharap bisa menutupnya dengan kemenangan.

“Saya baik-baik saja, saya menantikannya. Saya menantikan pertandingan itu dan sangat ingin menang,” ujar Gerrard di situs resmi Liverpool.

“Saya ingin mengakhiri dengan baik di Anfield di depan suporter kami, tapi tidak akan bisa melarikan diri dari itu, begitu pertandingan berakhir, ketika saya punya kesempatan untuk mengucap selamat tinggal, itu akan jadi waktu yang emosional.”

Ya, saat peluit panjang dibunyikan, itulah saatnya bagi Gerrard untuk mengucapkan selamat tinggal kepada publik Anfield yang sudah mendukungnya selama 17 tahun kariernya bersama ‘Si Merah’. Momen tersebut diyakini Gerrard akan sangat emosional untuknya.

Saking emosionalnya, Gerrard sudah ‘ketakutan’ lebih dulu membayangkan akan seperti apa momen perpisahan tersebut. Kapten Liverpool itu pun berharap bisa tetap tegar dan tidak mengeluarkan air mata.

“Saya tidak tahu (akan seemosional apa). Saya tidak punya gambaran. Saya tidak tahu akan seperti apa di akhir pertandingan ketika saya berkesempatan untuk benar-benar mengucap selamat tinggal,” lanjut Gerrard.

“Saya ketakutan dalam cara yang aneh membayangkan momen ini karena saya akan sangat merindukannya, bermain di Anfield, bermain di depan fans kami. Saya akan rindu bermain bersama teman-teman setim saya.”

“Itu akan emosional, tapi rencananya adalah mencoba tetap tegar, tetap kuat, dan mencoba menghindari air mata,” katanya. (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.