Granit Sesalkan Buruknya Penyelesaian Akhir Swiss KontakPerkasa Futures, Tampil dominan, tapi Swiss hanya bisa meraih hasil imbang 1-1 dari Rumania dalam lanjutan Grup A Piala Eropa. Gelandang Swiss, Granit Xhaka, menyoroti buruknya penyelesaian akhir timnya.

Dalam laga yang bergulir di Stadion Parc des Princes, Paris, Rabu (15/6/2016) malam WIB, Swiss malah ketinggalan 0-1 lebih dulu. Gawang Yann Sommer kebobolan di menit ke-18 lewat tendangan penalti Bogdan Stancu.

Swiss baru bisa membalas di babak kedua. Gol diciptakan Admir Mehmedi. Granit yang mencetak gol di laga pertama saat Swiss menghadapi Albania, kali ini tak mampu mengulangnya.

Statistik mencatat Swiss tampil lebih dominan dengan penguasaan bola hingga 60 persen. Swiss membuat 12 tembakan dengan lima di antaranya yang on goal. Sementara di kubu Rumania membuat sepuluh percobaan dengan enam yang tepat sasaran.

“Akhirnya kami bisa mencetak gol. Kami membuat banyak sekali peluang tapi tak bisa menyelesaikannya menjadi gol,” kata Granit seperti dikutip Soccerway.

“Ini salah satu penampilan terbaik yang pernah kami suguhkan. Kami menciptakan banyak peluang tapi sayangnya kami tak mencetak kemenangan,” tutur dia.

Dengan hasil imbang itu, Swiss masih harus bekerja ekstra keras untuk mengamankan tiket babak knockout. Untuk sementara mereka masih ada di peringkat kedua dengan nilai empat. Rumania mengikuti di peringkat ketiga dengan nilai 1 dan keempat serta Albania masih belum pernah menang.

Apalagi, Swiss akan menghadapi tuan rumah, Prancis–yang selalu menang dalam dua pertandingan–, di laga terakhirnya nanti. Bahkan, Les Bleus sudah memastikan tempat di babak 16 besar.

“Saya rasa kami tak puas dengan perolehan empat poin. Kami ingin mengalahkan Prancis. Tentunya mereka tim favorit dan laga itu akan menjadi laga penentuan. Kami harus mengalahkan Prancis,” ungkap dia.(hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.